Bacaan Liturgi Selasa, 27 Agustus 2024

Selasa Pekan Biasa XXI; PW S. Monika; Bacaan I: 2Tes 2:1-3a.13b-17; Mazmur Tanggapan: Mzm 96:10.11-12a.12b-13; Bait Pengantar Injil: Ibr 4:12; Bacaan Injil: Mat 23:23-26; Warna Liturgi: Putih

Bacaan I

2 Tesalonika 2:1-3a.13b-17

Berpeganglah pada ajaran-ajaran yang telah kalian terima dari kami.

Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada jemaat di Tesalonika:

Saudara-saudara, tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan berkumpulnya kita dengan Dia, kami minta kepadamu, jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh kabar atau surat yang dikatakan berasal dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Hendaknya kalian Jangan sampai disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga.

Allah dari mulanya telah memilih kalian untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kalian dan dalam kebenaran yang kalian percayai. Untuk itulah Ia telah memanggil kalian lewat Injil yang kami wartakan, sehingga kalian dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita. Sebab itu berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kalian terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Semoga Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, menghibur dan memperkuat hatimu dalam segala karya dan tutur kata yang baik, sebab Allah mengasihi kita, Ia memberi kita hiburan dan harapan baik karena kasih karunia-Nya.

Demikanlah sabda Tuhan.

ATAU BACAAN LAIN:

Sirakh 26:1-4.13-16

Bacaan dari Kitab Putra Sirakh:

Berbahagialah suami dari istri yang baik, umurnya akan berlipat ganda. Istri berbudi menggembirakan suaminya, yang dengan tenteram akan menggenapi umurnya. Istri yang baik adalah harta indah, yang dianugerahkan kepada orang yang takut pada Tuhan. Entah kaya, entah miskin, giranglah hatinya, dan selalu cerialah roman mukanya.

Keelokan istri menyenangkan suaminya, tetapi kepandaiannya membesarkan hatinya. Suatu anugerah dari Tuhanlah istri pendiam, dan tak terbayarlah nilai istri yang terdidik. Karunia berlipat-dualah seorang istri yang sopan, dan perempuan murni tidak ada imbangannya. Laksana matahari yang sedang terbit di atas pegunungan Tuhan, demikianlah keelokan istri baik di tengah rumah tangga yang rapih.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan

Mazmur 96:10.11-12a.12b-13

Tuhan akan datang menghakimi dunia dengan adil.

*Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

*Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biar gemuruhlah laut serta segala isinya; biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.

*Biarlah mereka bersukacita di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

ATAU MAZMUR LAIN:

Mazmur 131:1.2.3

Tuhan, peliharalah damai-Mu dalam batinku.

*Tuhan, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

*Sungguh, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

*Berharaplah kepada Tuhan, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil

Ibrani 4:12

Sabda Allah itu hidup dan penuh daya, menguji segala pikiran dan maksud hati.

Bacaan Injil

Matius 23:23-26

Yang satu harus dilakukan, tetapi yang lain jangan diabaikan.

Inilah Injil Suci menurut Matius:

Pada waktu itu Yesus bersabda, “Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kalian bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu keadilan, belas kasih dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan, tetapi yang lain jangan diabaikan. Hai kalian pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kalian tepiskan dari minumanmu tetapi unta di dalamnya kalian telan. Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kalian bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan. Hai orang-orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.

Demikianlah sabda Tuhan.

ATAU BACAAN LAIN:

Lukas 7:11-17

Inilah Injil Suci menurut Lukas:

Sekali peristiwa Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Para murid serta banyak orang pergi bersama Dia. Ketika Yesus mendekati pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, yaitu anak laki-laki tunggal seorang ibu yang sudah janda, dan banyak orang kota itu menyertai janda tersebut. Melihat janda itu, tergeraklah hati Tuhan oleh belas kasihan.

Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Jangan menangis!”

Dihampiri-Nya usungan jenazah itu dan disentuh-Nya. Maka para pengusung berhenti.

Tuhan berkata, “Hai Pemuda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”

Maka bangunlah pemuda itu, duduk dan mulai berbicara. Lalu Yesus menyerahkannya kepada ibunya. Semua orang itu ketakutan, dan mereka memuliakan Allah sambil berkata, “Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,” dan, “Allah telah mengunjungi umat-Nya.”

Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.

Demikianlah sabda Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.