Renungan Harian, 8 Agustus 2025

“Mengikuti Kristus dengan Salib dan Cinta akan Kebenaran”

Sakib lambang cinta | Foto: Pinterest

Dalam Matius 16:24-28, Yesus dengan tegas berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” Inilah inti dari hidup Kristiani: penyangkalan diri, penerimaan salib, dan kesetiaan mengikuti Kristus. Jalan ini bukan jalan popularitas atau kemudahan, melainkan jalan salib yang penuh pengorbanan dan cinta yang mendalam kepada Allah dan sesama.

Peringatan Santo Dominikus hari ini mengingatkan kita pada pribadi yang sungguh menghayati ajaran Yesus ini. Dominikus, pendiri Ordo Pewarta (OP), adalah sosok yang dengan gigih menyerahkan seluruh hidupnya untuk mewartakan kebenaran Injil, terutama di tengah arus penyimpangan iman pada zamannya. Ia tidak mencari kehormatan duniawi, tetapi dengan rendah hati memikul salib pewartaan dan hidup miskin demi kemuliaan Tuhan. Ia mewartakan bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan hidup yang saleh dan tekun berdoa.

Yesus juga menegaskan bahwa siapa yang kehilangan nyawanya karena Dia, justru akan mendapatkannya. Santo Dominikus sungguh mengalami hal ini. Ia mengorbankan kenyamanan pribadinya demi jiwa-jiwa yang haus akan kebenaran. Ia tidak menyimpan harta, tidak membangun menara kejayaan pribadi, tetapi membiarkan dirinya menjadi alat bagi karya keselamatan Allah. Dan kini, Gereja mengenangnya sebagai orang kudus yang hidupnya menghasilkan buah kekudusan bagi banyak generasi.

Kita pun diajak meneladan Santo Dominikus dalam hidup kita sehari-hari. Kita dipanggil untuk berani menyuarakan kebenaran, meski itu tidak populer; untuk setia memikul salib kehidupan, meski terasa berat; dan untuk mengikuti Kristus bukan hanya dalam doa, tetapi juga dalam karya nyata demi cinta kasih. Mari kita bertanya: salib apa yang sedang Kristus percayakan kepadaku hari ini? Dan beranikah aku memikulnya dengan penuh cinta seperti Santo Dominikus?

Mari bermenung, Tuhan memberkati. Amin

**Fr. Bednadetus Aprilyanto

Leave a Reply

Your email address will not be published.