Komisi Komsos Dipanggil Menjadi Jembatan Persudaraan

“Komunikasi sejati adalah komunikasi yang membangun jembatan, bukan yang memisahkan. Media Gereja harus menghadirkan wajah yang ramah, penuh belas kasih, bukan yang menghakimi”.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dalam Perayaan Ekaristi pembuka rangkaian Rapat Pleno Komisi Komsos KWI yang digelar di Kapel Fransiskus, lantai 9 Gedung KWI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap- Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) KWI

Rapat pleno yang menjadi agenda rutin tiga tahunan dan akan berlangsung hingga 26 Agustus 2025 ini dihadiri oleh ketua-ketua Komisi Komsos dari 38 keuskupan di Indonesia, terdiri dari 10 keuskupan agung, 27 keuskupan sufragan, dan 1 ordinariat militer.  Pertemuan ini menjadi kesempatan bersama untuk melakukan evaluasi dan merumuskan arah pastoral komunikasi sosial Gereja Katolik di Indonesia.

Peserta Rapat Pleno Komisi Komsos KWI 2025

Dalam homilinya pada perayaan yang bertepatan dengan peringatan Santa Perawan Maria sebagai Ratu, Uskup Agung Medan ini mengangkat teladan Maria sebagai Bunda dan Ratu. Ia menegaskan bahwa Maria tidak memerintah dengan kuasa, melainkan dengan kasih seorang ibu yang merangkul semua anaknya. “Ia melindungi dengan kasih seorang ibu, merangkul semua anaknya. Maria adalah teladan komunikasi sejati, yang bukan didasarkan pada dominasi, tetapi pada kasih”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bapa Uskup juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, hoaks, dan ujaran kebencian ini Gereja dipanggil menghadirkan ruang hening yang penuh makna—ruang untuk mendengar suara umat, terutama mereka yang sering terabaikan: orang kecil, kaum muda, budaya yang tersisih, dan bangsa yang terluka

Ia menekankan bahwa setiap konten media Gereja, baik berupa tulisan, video, podcast, maupun siaran digital, hendaknya selalu mengarahkan umat kepada Kristus. “Media Gereja harus menjadi jendela menuju Kristus, kompas yang menuntun pada terang sejati,” tegasnya.

Bapa Uskup juga menyampaikan harapannya agar Komsos Gereja tidak hanya dapat mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi agen transformasi dan komunikator pengharapan yang menghadirkan Kristus sebagai terang dan harapan bagi dunia. “Kalau dunia sering memakai media untuk memecah, kita justru harus memakai media untuk mempersatukan. Inilah panggilan Komsos: menjadi jembatan persaudaraan,” pesannya.

Usai Perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberkatan Ruang Audiovisual Komisi Komsos KWI yang berada di lantai 4 Gedung KWI.

Studio Komsos KWI (atas) dan Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap memberkati Ruang Audiovisual (bawah)

Transformasi Pastoral Menuju Tata Kelola Mandiri

Rapat Pleno Komisi Komsos 2025 ini mengusung tema: Transformasi Pastoral Komsos Menuju Kemandirian Tata Kelola (5K). Tema ini menekankan lima prioritas utama Komsos KWI, yakni: Kerja sama internal dan eksternal, Keterlibatan orang muda, Kelengkapan organisasi dan tata kelola, Ketersediaan dokumentasi, dan Kemandirian finansial.

Tema rapat pleno Komsos KWI

Tema ini lahir dari refleksi panjang perjalanan Komsos KWI sejak rapat pleno sebelumnya di Denpasar, Bali (2022) yang mengusung semangat “berjalan bersama” dalam menghadapi era disrupsi komunikasi sosial.

Sekretaris Eksekutif Komisi Komsos KWI, Pastor Steven Lalu menyampaikan bahwa rapat pleno bukan hanya forum kerja, tetapi juga menjadi perjumpaan penuh persaudaraan antar pegiat Komsos se-Indonesia. Para peserta akan saling berbagi pengalaman, saling memberi inspirasi, sekaligus merumuskan arah strategis pelayanan komunikasi sosial untuk periode 2025–2028.

Pastor Steven Lalu-Sekretaris Eksekutif
Komisi Komsos KWI

Selain diisi dengan evaluasi karya Komsos tiga tahun terakhir, refleksi atas tugas perutusan, diskusi kelompok, dan perumusan Rencana Strategis Pastoral Komsos 2025–2028, dalam pertemuan ini juga akan hadir beberapa pembicara yang akan membagikan pengalaman tentang transformasi tata kelola komunikasi di era digital. Narasumber yang hadir antara lain anggota Badan Pengurus Komsos KWI, Richardus Eko Indrajit, Pastor Thomas Ulun Ismoyo dari Keuskupan Agung Jakarta, dan Paulus Tri Agung Kristanto dari Harian Kompas.

**RD. Titus Jatra Kelana

Foto: DokKomsos KAPal dan Komsos KWI

Leave a Reply

Your email address will not be published.