Perayaan Hari Pangan Sedunia 2025 Keuskupan Agung Palembang digelar pada 24-26 Oktober 2025 di Paroki St. Petrus Kenten Palembang. Koordinator Kerasulan Sosial Konferensi Yesuit Asia Pasifik (JCAP), Romo Adrianus Suyadi SJ sebagai narasumber ketiga dalam paparannya pada kegiatan yang mengusung tema Membangun Jejaring Pendistribusian Pangan Sehat yang Berkelanjutan ini menyajikan materi reflektif berjudul Food and Faith: Pilihan Etis atas Pangan.
Di hadapan lebih dari 170 peserta yang datang dari berbagai wilayah dan kelompok kategorial di Keuskupan Agung Palembang ini, dalam paparannya mengajak peserta untuk memandang kegiatan makan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan jasmani, tetapi sebagai tindakan spiritual dan moral.
Ketua Komisi PSE Keuskupan Agung Jakarta ini menjelaskan bahwa pilihan makanan yang kita konsumsi setiap hari memiliki dampak luas, tidak hanya bagi tubuh, tetapi juga bagi lingkungan, petani, buruh, dan sistem sosial secara keseluruhan. Karena itu, menurutnya makan dengan penuh cinta berarti memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi tidak berasal dari eksploitasi manusia maupun perusakan alam.

Seruan tentang pentingnya mewujudkan kedaulatan pangan yang sejalan dengan nilai-nilai Kristiani: adil, berkelanjutan, dan berbasis pada pangan lokal juga menjadi perhatiannya. Ia mengajak umat Katolik untuk menumbuhkan kesadaran etis dalam setiap keputusan konsumsi. “Kedaulatan pangan berarti mengembalikan kendali pangan kepada masyarakat, bukan kepada pasar. Ini adalah wujud iman yang hidup, iman yang menyejahterakan, dan memuliakan ciptaan,” tandasnya.
Ia juga menyoroti perubahan pola makan masyarakat modern yang cenderung instan dan tidak sehat, serta menyerukan kembali pada pangan Nusantara yang kaya gizi dan ramah lingkungan. Bagi Gereja, memperjuangkan pangan yang adil dan sehat adalah bagian dari perutusan iman, sebab melalui pangan kita memuliakan Allah dan menjaga kehidupan bersama.
Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh peserta untuk meneguhkan komitmen bersama, yaitu makan dengan penuh cinta dan hidup dengan penuh tanggung jawab. Sebuah ajakan sederhana namun kuat, agar setiap orang Katolik menjadi pelaku nyata dalam membangun dunia yang lebih adil, sehat, dan berkelanjutan, dimulai dari apa yang dikonsumsi hari ini.
Selain Romo Suyadi, hadir sebagai pemateri dalam seminar ini adalah Sekretaris Komisi PSE Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Romo Aegidius Eko Aldilanto O.Carm dan Analis Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, David Simanungkalit.
**Fr. Bednadetus Aprilyanto
Foto: Komsos KAPal
