Semangat pelayanan di lingkungan Paroki Santo Yoseph Palembang kembali memasuki babak baru. Dalam suasana penuh khidmat di Gedung Serbaguna (GSG) Santo Louis, estafet kepemimpinan Pengurus GSG resmi berpindah tangan, menandai dimulainya masa bakti periode 2026 dengan semangat kerendahan hati.
Pelantikan dalam Perayaan Ekaristi
Pergantian pengurus ini dikukuhkan langsung dalam Perayaan Ekaristi pada Minggu (1/2/2026) pagi. Misa dipimpin oleh Pastor Paroki St. Yoseph, Romo Hyginus Gono Pratowo yang sekaligus memandu prosesi serah terima jabatan dari Andreas Indra Edy (Ketua periode 2025) kepada Lucia Supri Handayani sebagai Ketua periode 2026.

Dalam homilinya, Romo Gono memberikan pesan mendalam bagi para pengurus baru. “Menjadi pemimpin atau orang hebat tetap harus rendah hati, terutama dalam melayani umat.”
Refleksi dan Tantangan Pelayanan
Andreas Indra Edy, yang telah menyelesaikan masa tugasnya sejak Februari 2025, berbagi kisahnya selama melayani umat di Wilayah 8, 11, dan 13. Baginya, mengelola keberagaman umat dari 10 lingkungan adalah tantangan sekaligus pengalaman yang sangat berkesan. Ia berpesan agar pengurus baru tetap menjaga silaturahmi serta mampu menjadi “garam dan terang” bagi sesama.

Sistem kepengurusan GSG Santo Louis sendiri dilakukan secara bergilir setiap tahunnya. Untuk periode 2026 ini, tanggung jawab besar tersebut kini dipikul oleh pengurus dari Wilayah 8.
***B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)
