Semangat Orang Muda Katolik (OMK) di seluruh Regio Sumatera kini menemukan energi baru. Setelah sempat tertunda akibat pandemi, kerinduan untuk menyelenggarakan Sumatera Youth Day (SYD) kembali berkobar dalam pertemuan Komisi Kepemudaan (Komkep) Regio Sumatera yang berlangsung di Palembang, 4–6 Februari 2026. Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata untuk memperkuat sinergi dan militansi iman kaum muda di Bumi Andalas.
Perubahan Lokasi, Semangat Tetap Sama
Awalnya, pertemuan ini direncanakan berlangsung di Keuskupan Sibolga pada tahun 2025. Namun, karena adanya kendala situasional, lokasi dialihkan ke Rumah Retret Giri Nugraha (RRGN) Palembang dengan Komkep Keuskupan Agung Palembang (KAPal) sebagai tuan rumah.
Meski tempatnya bergeser, semangat para peserta tidak luntur sedikit pun. Pada Kamis (5/2/2026) petang, para peserta menyempatkan diri mengunjungi Monumen Salib Indonesian Youth Day (IYD) 2023 di Kompleks Taman Doa Via Crucis Sukamoro, Banyuasin sebagai simbol perjalanan iman dan keterlibatan aktif kaum muda dalam Gereja.

Koordinator Baru untuk Perjalanan Baru
Salah satu momen penting dalam pertemuan ini adalah pemilihan Koordinator Komkep Regio Sumatera yang baru. Romo Hieronymus Indra Sepriandika SCJ dari Keuskupan Agung Palembang terpilih untuk menggantikan Romo Dany Raditya MSF.
Selain pergantian estafet kepemimpinan, forum juga menyepakati beberapa kebijakan penting demi keberlanjutan pelayanan. Kesepakatan itu antara lain tentang masa jabatan koordinator regio kini ditetapkan selama tiga tahun dan Pertemuan Tahunan akan diadakan setahun sekali setiap bulan Februari, tepat sebelum masa Pra-Paskah; dan tuan rumah atau lokasi pertemuan tidak lagi terpusat pada asal koordinator tetapi akan digilir di setiap keuskupan di Sumatera agar ada rasa memiliki yang adil.

Menanti Sumatera Youth Day yang Tertunda
Kerinduan terbesar yang dibahas dalam forum ini adalah penyelenggaraan Sumatera Youth Day (SYD). Sejarah mencatat bahwa rencana SYD di Medan pada tahun 2020 harus batal karena pandemi Covid-19. Kini, wacana tersebut kembali digulirkan sebagai peristiwa iman lima tahunan yang penting bagi OMK.
Mengingat butuhnya persiapan yang matang dan koordinasi yang panjang, forum merekomendasikan dua kandidat kuat sebagai tuan rumah SYD mendatang, yaitu Keuskupan Agung Medan atau Keuskupan Tanjungkarang.

Menuju Masa Depan yang Terarah
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kuat untuk terus membangun sinergi lintas keuskupan. Dengan penataan kebijakan dan kepemimpinan yang baru, diharapkan pastoral kaum muda di Regio Sumatera semakin berdaya dan siap menyongsong masa depan dengan penuh harapan.
***Diakon Bednadetus Aprilyanto
