
Harapan baru menyelimuti umat di Pos Pelayanan St. Lidwina Simpang Rambutan, Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dalam rangkaian pembekalan intensif yang berlangsung pada Sabtu (14/02/2026) petang, para calon pengurus Dewan Pastoral Pos Pelayanan (DPPP) dan Prodiakon periode 2026-2029 resmi menyusun rancangan program kerja yang selaras dengan Arah Dasar (ARDAS) Keuskupan Agung Palembang (KAPal).
Spiritualitas “Berkenan di Hati Allah”
Kegiatan yang dipusatkan di aula TK-SD Xaverius ini dibuka langsung oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Dalam sesinya, Bapa Uskup menekankan bahwa inti dari pelayanan adalah menjadi sosok yang “berkenan” kepada Allah melalui tindakan kasih yang tulus dan tanpa pamrih.

Beliau mengingatkan bahwa setiap pengurus harus memiliki “semangat Allah”, yaitu mengasihi siapa pun tanpa membenci, bahkan ketika pelayanan tersebut terasa berat atau menyakitkan. Semangat ini menjadi fondasi kokoh bagi para pelayan gereja dalam menjalankan tugas perutusan mereka.
Langkah Strategis Menuju Paroki
Sesi berikutnya menjadi sangat krusial dengan pendampingan langsung dari Sekretaris Keuskupan Agung Palembang (KAPal), Romo Alexander Pambudi SCJ. Para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok bidang untuk menerjemahkan ARDAS Keuskupan, terutama di Tahun Devosional ini ke dalam program kerja nyata.

Romo Alex mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme para peserta. Semangat ini semakin berkobar ketika muncul rencana bahwa Pos Pelayanan St. Lidwina dipersiapkan untuk menjadi Paroki di masa depan.
“Antusiasme ini lahir dari umat sendiri. Kami ingin membentuk corak berpikir mereka agar bisa melihat dari sudut pandang paroki,” ujar Romo Alex sembari memuji keinginan belajar para pengurus yang terlihat aktif dalam sesi tanya jawab.
Bekal Kokoh untuk Perutusan
Selain aspek spiritual dan penyusunan program, pembekalan ini juga mencakup materi tentang pedoman organisasi, praktik Prodiakon, hingga pengelolaan harta benda gerejawi. Raja Manganju Samosir, selaku Wakil Ketua DPPP periode 2026-2029, menyebut kegiatan ini sebagai kesempatan emas bagi pengurus untuk memiliki dasar yang kuat dalam melayani sesuai harapan Keuskupan.
Rangkaian kegiatan yang padat namun penuh semangat ini ditutup dengan makan malam bersama dan gladi bersih untuk upacara pelantikan pengurus baru.
***RD Joni Manhitu (Kontributor Pos Pelayanan Simpang Rambutan)
