Rayakan Imlek 2026, Umat Katolik Paroki St. Yoseph Palembang Diajak Wujudkan Panggilan sebagai Terang dan Garam

Foto : Komsos Paroki St. Yoseph

Suasana merah dengan berbagai hiasan khas oriental menyajikan suasana berbeda di Gereja Santo Yoseph Palembang pada Selasa (17/2/2026) pagi. Sebanyak 1.200 umat Katolik memadati gereja hingga aula serbaguna untuk mengikuti Perayaan Ekaristi Tahun Baru Imlek 2026 yang berlangsung penuh syukur dan semarak.

Perayaan syukur ini dipimpin langsung oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono didampingi sejumlah imam, di antaranya Pastor Paroki St. Yoseph, Romo Hyginus Gono Pratowo. Dalam khotbahnya, Mgr. Yohanes menyoroti makna tahun Kuda Api yang melambangkan kekuatan, energi, dan semangat untuk menjaga kesatuan komunitas dan keluarga.

Mgr. Yohanes memberkati jeruk | Foto : Komsos Paroki St. Yoseph

“Api yang penuh energi menjadi spirit untuk hidup. Kita diajak mengubah dan mentransformasikan hal lama menjadi baru,” ujar Mgr. Yohanes.

Beliau juga menekankan bahwa tradisi khas Imlek, seperti memakai baju merah dan berbagi angpao, adalah wujud nyata kepedulian iman kepada sesama.

“Syukur di awal adalah sesuatu ungkapan iman kita, Allah tak pernah menghendaki yang buruk dan karena itu, kita memakai pakaian merah, kita membagi angpao sebagai kepedulian kita kepada yang rendah, yang kecil, yang belum sejahtera dan yang berada dalam kehidupan yang kurang seperti kita,” imbuh Bapa Uskup.

Menghidupi Semangat Allah

Foto : Komsos Paroki St. Yoseph

Bapa Uskup juga menegaskan poin penting yang patut direnungkan, di antaranya ajakan bagi umat untuk menghidupi semangat hidup Allah melalui teladan para Santo-Santa dan martir dalam terang Tahun Arah Dasar IV Keuskupan Agung Palembang, Tahun Devosional. Mgr. Yohanes juga mengungkapkan bahwa pembagian jeruk dan angpao bukan sekadar tradisi, melainkan simbol kelimpahan dan kasih Allah yang harus disalurkan kepada sesama.

Senada dengan Uskup, Romo Hyginus Gono Pratowo, dalam sambutannya mengajak umat untuk melangkah maju dengan optimisme. Ia berharap tahun baru ini membawa kebahagiaan, kesehatan, serta kesuksesan bagi semua.

Kemeriahan Barongsai

Foto : Komsos Paroki St. Yoseph

Setelah misa selesai, suasana semakin meriah saat dua barongsai tampil atraktif di halaman gereja. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias memberikan angpao kepada barongsai, menutup rangkaian acara dengan kegembiraan yang meluap.

Panitia juga memastikan seluruh umat yang hadir mendapatkan buah jeruk sebagai simbol doa agar hidup terus menghidupi panggilan sebagai terang dan garam dunia di tahun yang baru ini.

***B. Endah Tri L (Kontributor Palembang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.