
“Garam membuat kehidupan menjadi berasa dan enak, sementara terang membuat hidup tidak menakutkan seperti kegelapan. Kita dipanggil untuk menjadi penunjuk jalan bagi sesama.”
Demikian disampaikan oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, dalam homilinya pada perayaan Ekaristi pelantikan Romo Albertus Bayu Christanto SCJ sebagai Sekretaris Keuskupan Agung Palembang (KAPal) di Kapel Wisma Pastor Bonus Keuskupan, pada Sabtu (14/3/2026) petang.
Hadir mendampingi sebagai konselebran adalah Vikaris Jenderal KAPal, Romo Yohanes Kristianto, Pastor Paroki Katedral St. Maria, Romo Markus Edi Sucipto, dan Anggota Kuria KAPal, Romo Agustinus Ekoharmoko. Selain itu hadir pula Sekretaris SCJ Provinsi Indonesia, Romo Christoforus Wahyu Triharyadi SCJ, yang datang mewakili Kongregasi SCJ.

Lebih lanjut, dalam homilinya, Mgr. Yuwono menekankan bahwa jabatan ini bukanlah sekadar posisi administratif, melainkan sebuah misi untuk menjadi garam dan terang dunia. Bapa Uskup mengingatkan bahwa predikat tersebut adalah jati diri Kristus yang kini disematkan kepada Romo Albert dalam tugas barunya. Dalam momen sakral ini, dehonian muda yang ditahbiskan imam pada 23 September 2021 ini diajak untuk menjadi sosok yang memberi “rasa” dan arah dalam perutusannya, layaknya garam dan terang dunia.
Bapa Uskup juga memberikan pesan agar Sekretaris yang baru tidak perlu merasa takut meski menghadapi aneka tantangan dalam pelayanan. Mengambil teladan dari Daud, ia menegaskan bahwa Tuhan seringkali memilih mereka yang kecil atau tak disangka-sangka untuk melakukan rencana besar-Nya.

Tugas Sekretaris Menurut Hukum Kanonik
Rangkaian upacara pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bapa Uskup oleh Romo Kristianto. Sebelum dilanjutkan dengan pengucapan janji, Bapa Uskup memberi penegasan tentang tugas seorang Sekretaris Keuskupan berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (KHK) Gereja Katolik yang secara tegas diatur dalam Kanon 482.
Tugas pokoknya meliputi penyusunan akta (surat Keputusan atau dokumen resmi) keuskupan, pengarsipan dokumen (menjaga kerahasiaan, keamanan, dan penataan), serta bertindak sebagai notaris kuria yang menjamin keabsahan dokumen gerejawi yang dikeluarkan oleh Uskup.

Selanjutnya, di hadapan para imam dan seluruh umat yang hadir, Romo Albert mengucapkan janji setianya sebagai Sekretaris Keuskupan Agung Palembang yang baru menggantikan Romo Alexander Pambudi SCJ. Usai pengucapan janji, upacara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan kunci Ruang Sekretariat Keuskupan oleh Bapa Uskup kepada Romo Albert sebagai simbol dimulainya tugasnya sebagai Sekretaris.
Dengan pelantikan ini, ia diharapkan dapat menjalankan fungsi administratif keuskupan sekaligus tetap menjadi saksi iman yang membawa kebaikan bagi seluruh umat di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.
***TJK (Redaksi)
