Wali Kota Jambi Hadiri Puncak Hari Pangan Sedunia 2026 Dekanat Jambi, Apresiasi Inisiatif Gereja

JAMBI — Rangkaian peringata Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 Dekanat Jambi yang dipusatkan di Paroki Santo Gregorius Agung, Jambi, ditutup dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Ketua Komisi PSE KAPal, Romo Laurentius Rakidi pada Minggu (25/10/2026) pagi. Sejumlah imam, di antaranya Pastor Paroki St. Gregorius Agung sekaligus Dekan Dekanat Jambi, Romo Felix Astana Atmaja SCJ, Romo Antonius Sugianto, dan Romo Markus Trio hadir sebagai konselebran.

Dalam homilinya, Romo Rakidi menyampaikan pesan mendalam mengenai kaitan erat antara Hukum Kasih dan kesadaran ekologis. Menyinggung situasi bencana kabut asap yang sempat terjadi, umat diajak untuk melakukan aksi nyata.

Ia menekankan tiga poin penting, yaitu mengasihi Allah berarti menjaga karunia-Nya, mengasihi sesama berarti berbagi dalam “rumah bersama”, serta panggilan menuju pertobatan ekologis. Menurutnya, mencintai Sang Pencipta wajib diwujudkan dengan mengelola dan melestarikan ciptaan-Nya agar tetap berguna bagi kelangsungan hidup bersama.

Foto: Komsos Paroki St. Grogorius Agung

“Mencintai Allah tetapi merusak lingkungan, mencemari air, dan menggunduli hutan adalah hal yang sia-sia,” tegas Romo Rakidi.

Romo Rakidi juga mengungkapkan bahwa ketika krisis lingkungan terjadi, korban yang paling menderita adalah masyarakat kecil, petani, nelayan, dan kaum buruh. Maka, mengasihi sesama berarti memperjuangkan lingkungan hidup yang sehat dan tidak menghabiskan sumber daya alam secara egois (mumpung ada), melainkan menyisakannya untuk kelangsungan generasi masa depan.

Ia juga mengingatkan agar berbagai pelatihan praktis seperti pembuatan pupuk organik dan eco-enzyme yang telah digelar sebelumnya tidak berhenti sebagai seremoni belaka, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di paroki masing-masing.

Wali Kota Jambi, H. Maulana | Foto: Komsos Paroki St. Gregorius Agung

Peduli Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Usai perayaan Ekaristi, Romo Astana SCJ mengobarkan semangat sinodalitas dengan menyapa perwakilan umat dari berbagai paroki, mulai dari Paroki Santa Teresia, Paroki Santo Paulus Muara Bungo, Paroki Santo Isidorus Singkut, Paroki Santa Maria Ratu Rosari Selincah, Paroki St. Ignatius Loyola Bangko, hingga tuan rumah Paroki Santo Gregorius Agung. Ia mengumumkan bahwa peringatan HPS ini akan dijadikan tradisi tahunan Dekanat Jambi setiap bulan Oktober dengan lokasi yang digilir antarparoki.

Kemeriahan berlanjut dengan tradisi Ngalap Berkah (berebut berkah) melalui dua gunungan besar hasil bumi, pameran UMKM, serta stand paroki yang menampilkan olahan pangan lokal dan kerajinan.

Acara kian istimewa dengan kehadiran Pj. Wali Kota Jambi, H. Maulana, bersama jajaran pemerintah daerah. Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gereja Katolik Dekanat Jambi dalam mendukung ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Sebagai wujud simbolis, Wali Kota bersama para imam turut mengambil gunungan hasil bumi. Selanjutnya, Wali Kota bersama para imam dan perwakilan umat menuju lahan pertanian untuk menanam bibit Jagung Pakan sebagai simbol dukungan pada usaha pertanian dan peternakan yang produktif.

Foto: Komsos Paroki St. Gregorius Agung

Peringatan HPS Dekanat Jambi 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen umat Katolik untuk terus menjaga bumi sebagai rumah bersama demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

***Lisbet Theresa Pakpahan (Komsos Paroki St. Gregorius Agung)

Leave a Reply

Your email address will not be published.