Serah Terima Jabatan Pastor Paroki Katedral Palembang: Romo Emmanuel Belo Sede Resmi Emban Tugas Baru Gantikan Romo Markus

PALEMBANG — Paroki Katedral Santa Maria Palembang menggelar perayaan Ekaristi Hari Raya Semua Orang Kudus yang dirangkai dengan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pastor Paroki pada Minggu (1/11/2026) sore. Dalam perayaan yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, jabatan Pastor Paroki Katedral secara resmi diserahterimakan dari Romo Markus Edi Sucipto kepada Romo Emmanuel Belo Sede.

Foto: Komsos Paroki Katedral St. Maria

Turut hadir mendampingi sebagai konselebran antara lain Uskup Emeritus Keuskupan Agung Palembang (KAPal), Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Vikaris Jenderal KAPal, Romo Yohanes Kristianto, Sekretaris Keuskupan, Romo Albertus Bayu Christanto SCJ, serta Ketua Komisi Kateketik, Kitab Suci, dan Liturgi KAPal sekaligus Pastor Rekan Paroki Katedral, Romo Agustinus Giman.

Foto: Komsos Paroki Katedral St. Maria

Rangkaian serah terima jabatan secara resmi ditandai dengan upacara pelantikan, penandatanganan berita acara, serta penyerahan dokumen administratif paroki secara simbolis. Prosesi ini menjadi tanda peralihan tanggung jawab pelayanan pastoral sekaligus keberlanjutan karya penggembalaan di tengah umat.

Apresiasi dan Harapan

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Katedral St. Maria Palembang, F.E. Hanafiah, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan pelayanan Romo Markus selama 1 tahun 3 bulan atau 477 hari mendampingi umat. Mewakili seluruh umat, Hanafi juga menyambut hangat kedatangan Romo Emmanuel Belo Sede yang dinilainya sudah tidak asing lagi bagi warga paroki.

Foto: Komsos Paroki Katedral St. Maria

“Kami mengucapkan terima kasih atas pewartaan dan pendampingan Romo Markus selama ini. Doa kami selalu menyertai di tempat tugas yang baru. Kepada Romo Eman, selamat datang. Kami bersama pengurus DPP siap bekerja sama dan saling mendukung dalam mendampingi umat Katedral,” ujarnya.

Sementara itu, Romo Markus Edi Sucipto merefleksikan masa pelayanannya sebagai proses belajar bersama umat. Ia berpesan agar dinamika pergantian kepemimpinan tidak melupakan inti iman umat Katolik.

“Saya bisa dilupakan atau ditinggalkan, tetapi jangan pernah meninggalkan Yesus yang kita imani,” kata Romo Markus. Ia juga mendoakan agar di bawah kepemimpinan dan pelayanan Romo Eman, umat Katedral semakin berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam kasih.

Sebagai Pastor Paroki yang baru, Romo Emmanuel Belo Sede menyatakan kesiapannya untuk melayani dan belajar kembali dalam reksa pastoral paroki, setelah sejak 1999 banyak bergelut di pastoral kategorial.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapa Uskup. Terima kasih juga kepada seluruh pengurus DPP dan umat Katedral yang telah menerima saya. Saya ingin berjalan bersama Anda semua dalam suka dan duka,” ungkap Romo Emman.

Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, menjelaskan pertimbangan di balik alih tugas ini. Romo Markus yang dinilai memiliki energi dan kemampuan sebagai orang muda dipercayakan untuk mengemban tugas baru sebagai Bendahara Yayasan Xaverius Palembang. Sementara Romo Emman dipandang tepat menggembalakan Paroki Katedral dan diharapkannya dengan kepribadian dan pengalamannya sebagai imam dapat menjalankan tugas pelayanan yang baru dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kasih sebagai seorang gembala bagi umat.

Foto: Komsos Paroki Katedral St. Maria

Rangkaian upacara alih tugas pastor paroki ini berlangsung dalam suasana khidmat, dilandasi semangat pelayanan dan kasih persaudaraan seluruh umat Paroki Katedral Palembang. Kehadiran umat dalam perayaan ini sekaligus menjadi wujud dukungan nyata bagi perjalanan pelayanan pastor paroki yang baru melalui doa, partisipasi, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.

***Yosua Petrus Wijaya (Komsos Paroki Katedral St. Maria)

Leave a Reply

Your email address will not be published.