Menjelang akhir bulan Oktober, yang secara tradisional didedikasikan untuk doa kepada Bunda Maria, sebuah pertemuan doa dengan prosesi lilin diselenggarakan pada malam hari di luar Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore, Roma. Doa ini dipanjatkan demi perlindungan bagi semua orang yang menderita akibat kekerasan dan perpecahan di berbagai belahan dunia.

Menjelang berakhirnya bulan Oktober, yang secara tradisional didedikasikan untuk doa kepada Bunda Maria, Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore di Roma menyelenggarakan Prosesi Lilin untuk Perdamaian. Melalui perantaraan keibuan Santa Perawan Maria yang Terberkati, umat mempercayakan kerinduan akan rekonsiliasi di antara bangsa-bangsa serta perdamaian di seluruh dunia.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 31 Oktober, pukul 21.00 CET (Waktu Eropa Tengah), di lapangan yang terletak di depan basilika. Dari tempat tersebut, para peserta akan memulai prosesi dengan membawa lilin mengelilingi kompleks basilika.
Berdoa bagi Mereka yang Menderita
Para peserta akan bergabung dalam sebuah kesempatan doa bersama, dengan perhatian khusus bagi masyarakat yang terdampak perang.
Seruan doa kepada ikon Bunda Maria yang sangat dicintai di Roma, Salus Populi Romani (Pelindung Bangsa Romawi), dengan demikian menjadi permohonan perlindungan, bukan hanya bagi “rakyat Roma”, tetapi juga bagi semua orang, di mana pun mereka berada, yang menderita akibat kekerasan dan perpecahan.
***Vatican News
Dari Vatican News, 31 Oktober 2026
