
Orang Muda Katolik (OMK) St. Don Bosco, Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu, sukses menggelar kegiatan rekoleksi bagi para pengurus periode 2025-2026 dan calon pengurus periode 2026-2027. Mengusung tema Melayani dengan Sukacita, kegiatan ini menjadi wadah refleksi sekaligus kaderisasi untuk membentuk pemimpin muda yang berjiwa servant leadership.

Mengenal Diri dan Menghargai Keberagaman
Bertempat di D’Lebar Farm, Bengkulu Tengah, rekoleksi yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 ini diikuti oleh sekitar 20 peserta. Selama tiga hari, para peserta diajak untuk menyelami potensi diri serta memahami tantangan pelayanan di tengah keberagaman.

Romo Paulus Yosse Pratama SCJ, membekali peserta dengan materi pengenalan diri dari aspek psikologi. Sementara itu, Fr. Valentinus Fio SCJ, menyoroti tantangan pluralisme di Paroki Bengkulu yang kaya akan keberagaman budaya, ras, hingga latar belakang perantau.
“Pengurus berperan penting dalam mempersatukan keberagaman ini dengan segala kekayaan yang ada, bukan menjadi rintangan tetapi memberdayakannya menjadi berkat,” tegas Fr. Fio.

Proses Regenerasi yang Terorganisir
Selain pembekalan rohani dan mental, agenda penting dalam rekoleksi ini adalah persiapan sistem kepengurusan baru. Proses pemilihan calon Tim Karya dilakukan secara konsultatif dan rahasia, di mana telah terjaring 7 nama dengan suara terbanyak untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Romo Moderator.

Keakraban antarpeserta juga dipererat melalui berbagai dinamika kebersamaan, seperti kegiatan filosofi “pot bunga”, outbound, animasi, refleksi, dan api unggun. Dalam rangkaian api unggun, Fr. Denar SCJ hadir manyajikan refleksi tentang semangat kaum muda yang tidak boleh padam. “Tidak apa jika nyala api itu redup, namun sekecil apapun cahaya api itu tidak boleh padam,” ungkapnya seraya menggarisbawahi semangat yang harus dibangun oleh OMK dalam merawat, menjaga, dan menghidupi imannya.

Harapan untuk Pemimpin Masa Depan
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama pada hari ketiga. Melalui semangat spiritualitas St. Yohanes Bosco, para calon pengurus diharapkan mampu meneladani sosok Yesus sebagai pemimpin yang melayani.
Dengan berakhirnya rekoleksi ini, OMK St. Don Bosco optimis dapat membawa pembaruan positif bagi komunitas, Gereja, dan masyarakat luas melalui kepemimpinan yang aktif, beriman, dan berdaya guna.
*** Irene Viona (KOMSOS St. Yohanes Penginjil, Bengkulu)
