Renungan Harian Jumat, 19 Juni 2026

2Raj. 11:1-4,9-18,20; Mzm. 132:11,12,13-14,17-18; Mat. 6:19-23; BcO 2Sam. 23:1-7.

Mencintai Allah

Saudara-saudari terkasih, dalam Injil hari ini Yesus mengajak kita untuk memilih apa yang menjadi pusat hidup kita. Ia berkata, “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga.” Sabda ini sejalan dengan ajaran Santo Agustinus yang mengatakan bahwa hidup manusia ditentukan oleh apa yang paling dicintainya. Jika kita mencintai Allah, hidup kita akan terarah kepada-Nya; tetapi jika kita lebih mencintai hal-hal duniawi, hati kita akan mudah terikat pada hal-hal yang sementara.

Mencintai Allah bukan berarti menolak harta atau kebutuhan duniawi. Yesus mengajarkan agar kita menyadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah anugerah dari Tuhan. Kesadaran ini menolong kita untuk hidup penuh syukur, tidak dikuasai oleh keserakahan, dan lebih terbuka untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

Yesus juga berkata bahwa mata adalah pelita tubuh. Artinya, cara kita memandang hidup akan menentukan arah perjalanan kita. Jika hati dan pikiran kita tertuju kepada Allah, hidup kita akan dipenuhi terang dan mampu menjadi saluran kasih-Nya. Sebaliknya, jika kita dikuasai oleh egoisme dan keinginan yang berlebihan, hidup kita akan kehilangan arah dan damai sejati.

Pada peringatan Santo Romualdus hari ini, kita diajak meneladani semangat hidupnya yang memilih Tuhan di atas segala kemewahan dunia. Melalui kesederhanaan, doa, dan ketekunannya, ia menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati ditemukan dalam kedekatan dengan Allah. Semoga kita pun semakin mampu mengarahkan hati kepada Tuhan dan mewujudkan kasih-Nya melalui perbuatan baik kepada sesama setiap hari.

Fr. Felix Widicahyadi-Tingkat VI

Leave a Reply

Your email address will not be published.