Ekaristi: Cara Ter-sweet Tuhan Yesus untuk Dekat dengan Umat-Nya

Pernah ga sih kalian berpikir, Mengapa Tuhan Yesus menetapkan Ekaristi? Di mana Tubuh dan Darah-Nya yang mulia boleh kita terima dalam rupa roti dan anggur? Alasannya so sweet banget lho!

Dulu saat karya penyelamatan dimulai, Tuhan Yesus, yang adalah Allah, merendahkan diri-Nya dengan mengambil rupa manusia. Dia turun dari surga mulia, memilih keluarga miskin, bahkan lahir di kandang ternak, yang menggambarkan betapa kotornya hati manusia akibat dosa.

Di saat-saat terakhir hidup-Nya di dunia, Yesus kembali merendahkan Diri-Nya. Kali ini, Dia mengambil rupa roti dan anggur, yang dalam Gereja Katolik, melalui Sabda dan Roh Kudus, sungguh menjadi Tubuh dan Darah-Nya. Pertanyaannya, buat apa? Tuhan Yesus mau tinggal bersama kita sampai akhir zaman, sesuai sabda-Nya (bdk. Matius 28:20). Dia sekali lagi mengambil jalan sederhana, menjadi Makanan Rohani agar kita tidak kelaparan, agar semua dari kita boleh bersatu dengan-Nya terus-menerus, sampai kita kembali kepada-Nya.

Lalu pertanyannya apakah kita sudah memberikan penghormatan yang pantas pada Tubuh dan Darah-Nya? Minggu ini, Gereja Katolik merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Latin: Dies Sanctissimi Corporis et Sanguinis Domini Iesu Christi yang secara tradisional, jatuh pada Kamis setelah Hari Raya Trirunggal Mahakudus.

Kamis untuk mengenangkan peristiwa Perjamuan Malam Terakhir, di mana Yesus menyerahkan Tubuh dan Darah-Nya. Namun, di beberapa keuskupan termasuk di Indonesia, merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada hari Minggu, sehingga lebih banyak umat yang hadir.

Penetapan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus dipromotori oleh Santa Juliana dari Liège, Belgia. Dia memiliki cinta yang besar kepada Ekaristi. Saat berusia 16 tahun, dia mendapat penglihatan di mana Gereja adalah bulan purnama dengan bintik gelap. Bintik hitam menandakan bahwa Gereja melewatkan pesta yang didedikasikan hanya untuk Tubuh dan Darah Kristus.

Tahun 1208, ia mendapat penglihatan, di mana Kristus memintanya untuk menetapkan Hari Raya Tubuh dan Darah-Nya. Penglihatan tersebut diulangi selama 20 tahun kemudian. Meski mendapat penglihatan yang sama berkali-kali, namun ia tidak dapat berbuat apa-apa, sampai suatu hari ia terpilih menjadi kepala biara. Santa Juliana memberitahu penglihatannya ini kepada bapa pengakuannya, yang diteruskan kepada uskup, yang akhirnya berkembang menjadi perayaan Gereja Universal sejak pertengahan abad ke-13.

Bukan tanpa alasan Gereja Katolik menetapkan satu hari raya khusus untuk menghormati Tubuh dan Darah Kristus. Dari dulu, ada saja orang yang kurang beriman bahkan ugal-ugalan terhadap kehadiran Tuhan Yesus dalam Ekaristi. Maka, Tuhan menunjukkan kehadiran-Nya secara sungguh melalui mukjizat-Nya, di mana roti dan anggur yang sudah dikonsekrir dalam Doa Syukur Agung melalui tangan imam Katolik, berubah menjadi daging dan darah.

Menariknya, setiap mukjizat yang terjadi setelah diteliti, hasilnya sama, meski kejadiannya di berbagai belahan dunia. Daging dan darah, dikatakan para ahli sebagai daging dan darah manusia yang segar, memiliki jaringan yang hidup. Golongan darahnya AB, sama seperti di Kain Kafan Turin, di mana dipercaya sebagai kain kafan Yesus.

Pope Francis gives first Communion to children during a Mass at the Church of the Sacred Heart in Rakovski, Bulgaria, May 6, 2019. (CNS photo/Paul Haring) See POPE-RAKOVSKI May 6, 2019.

Karena ke-Allah-an dan kemanusiaan Yesus sungguh bersemayam dalam Ekaristi, maka sudah selayaknyalah kita memberikan penghormatan yang besar kepada Sakramen Ekaristi. Beberapa cara sederhana yang dapat kita lakukan adalah membuat Tanda Salib saat melintasi setiap Gereja Katolik, karena di dalamnya tersimpan Tubuh Yesus dalam Tabernakel; berlutut ke arah Tabernakel saat memasuki gereja; mempersembahkan waktu khusus bagi Tuhan dalam Adorasi; rutin mengaku dosa sebelum menyambut Komuni Suci; berpuasa satu jam sebelum menyambut Komuni Suci; dan berusaha sesering mungkin menghadiri Perayaan Ekaristi. **

Kristiana Rinawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.