Misa Pembukaan KAPal Youth Day 2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Sukacita di Tegal Arum

Perarakan salib KYD 2026 mendahului rombongan para imam dan bapa uskup. | Foto: Komsos KAPal

“Naik kereta ke Kuala Tungkal,

Di Kuala Tungkal mengambil kayu,

OMK KAPal,

I love you!

Pantun yang disampaikan Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, disambut riuh tepuk tangan dan sorak sukacita ribuan Orang Muda Katolik (OMK) yang memenuhi area Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum, Paroki Santo Petrus dan Paulus Baturaja, Selasa (7/7/2026) petang. Sapaan hangat tersebut menjadi pembuka homili dalam Perayaan Ekaristi yang mengawali pelaksanaan KAPal Youth Day (KYD) 2026.

Sebanyak 686 Orang Muda Katolik yang tergabung dalam 37 kontingen dari berbagai paroki di Keuskupan Agung Palembang mengikuti Perayaan Ekaristi Pembukaan sebagai awal seluruh rangkaian KAPal Youth Day 2026. Sukacita dan antusiasme peserta tampak sejak mereka memasuki area perayaan hingga mengikuti Misa dengan penuh semangat.

OMK KAPal mengikuti misa pembuka rangkaian kegiatan KYD 2026. | Foto: Komsos KAPal

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, didampingi Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristianto; Deken Dekanat Belitang, Romo Sylvester Joko Susanto; Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (Komkep KWI), Romo Frans Kristi Adi Prasetya; Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Palembang, Romo Hieronymus Indra Sepriandika, SCJ; serta puluhan imam, para diakon, dan para suster dari berbagai tarekat.

Misa diawali dengan perarakan panjang menuju altar yang diikuti oleh uskup, para imam, diakon, dan para petugas liturgi. Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut menjadi simbol kebersamaan seluruh Gereja dalam mendampingi kaum muda untuk semakin bertumbuh dalam iman.

Mengusung tema “Orang Muda Katolik: Garang, Kuat dalam Iman, Terang bagi Dunia,” KAPal Youth Day 2026 mengajak seluruh peserta untuk menjadi pribadi yang berani menghadapi tantangan zaman, tetap teguh dalam iman kepada Kristus, serta menghadirkan terang kasih Allah melalui kehidupan sehari-hari.

Dalam homilinya, Mgr. Yohanes Harun Yuwono mengajak Orang Muda Katolik untuk menghayati panggilan sebagai garam dan terang dunia. Ia menegaskan bahwa kehadiran setiap orang beriman harus mampu membawa pengaruh yang baik bagi sesama.

“Kalau tidak ada garam, semua akan menjadi hambar dan bahkan seperti tidak ada kehidupan. Panggilan kita menjadi garam dan terang adalah sebuah pengorbanan dan memberi kesaksian akan Kristus. Kita adalah sahabat Kristus. Di dalam kasih, kita dipanggil untuk meneladani hidup-Nya,” ujar Mgr. Harun Yuwono.

Melalui pesan tersebut, Uskup Agung Palembang mengingatkan bahwa menjadi murid Kristus bukan sekadar identitas, melainkan sebuah panggilan untuk hidup dalam kasih, rela berkorban, serta berani menjadi saksi Kristus di tengah dunia. Semangat Injil, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, baik di keluarga, Gereja, lingkungan pergaulan, maupun masyarakat.

Mgr Harun memimpin perayaan Ekaristi. | Foto: Komsos KAPal

Sepanjang perayaan, suasana khidmat berpadu dengan semangat dan sukacita para peserta. Antusiasme OMK tampak sejak awal hingga akhir Misa, mencerminkan persaudaraan dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas KAPal Youth Day. Perayaan Ekaristi pembukaan ini sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan hati seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat melayani, hati yang terbuka, dan kerinduan untuk semakin mengenal serta mengikuti Kristus.

Melalui KAPal Youth Day 2026, Keuskupan Agung Palembang berharap lahir generasi Orang Muda Katolik yang garang dalam semangat, kuat dalam iman, dan mampu menjadi terang bagi dunia melalui kesaksian hidup yang mencerminkan kasih Kristus di tengah Gereja dan masyarakat.

***Valent NPP

Leave a Reply

Your email address will not be published.