Romo Donatus Kusmartono SCJ: Bersyukur Atas Kasih Allah Selama 40 Tahun Hidup Membiara

Romo Donatus Kusmartono SCJ | Foto: Komsos KAPal

PALEMBANG — “Kami berterima kasih atas kebersamaan saudara-saudari sebagai teman seperjalanan, teman dalam bersinodal. Dalam sinodalitas kita, kita menghayati kebersamaan panggilan kita masing-masing, bahwa kita bersama-sama punya panggilan hidup kita menuju kepada kekudusan.”

Demikian diungkapkan Romo Donatus Kusmartono SCJ saat menyampaikan sambutannya mewakili para yubilaris dalam Perayaan Ekaristi Pesta 40 tahun Hidup Membiara para imam dan bruder Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ), yaitu  Romo Titus Waris Widodo SCJ, Romo Donatus Kusmartono SCJ, Romo Vincentius Suparman SCJ, Romo Aegidius Warsito SCJ, dan Br. Antonius Sudaryono SCJ.

Perayaan Syukur yang dipimpin  Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono dan dihadiri sejumlah konselebran, di antaranya adalah Uskup Emeritus Keuskupan Agung Palembang Mgr. Aloysius Sudarso SCJ, Deken Dekanat Palembang, Romo Hyginus Gono Pratowo, Sekretaris Dewan SCJ Provinsi Indonesia, Romo Christoforus Wahyu Triharyadi SCJ, serta dua imam yubilaris, yakni Romo Titus Waris Widodo SCJ dan Romo Donatus Kusmartono SCJ ini dilaksanakan  Kapel Seminari Menengah St. Paulus Palembang, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Lebih lanjut, seraya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah mereka terima dari banyak pihak, mulai dari keluarga, teman seangkatan, para imam, biarawan-biarawati, dan seluruh umat, dehonian yang berkarya di Yayasan Musi Palembang ini juga mengungkapkan bahwa perjalanan yang telah dijalani merupakan rahmat dan kasih Allah yang selalu bekerja untuk menuntun dan membawa mereka hingga saat ini.

“Kami bersyukur atas apa yang telah terjadi. Karena itu tentu kehadiran saudara-saudari sungguh menjadi dukungan bagi kami,” ungkapnya.

Imam yang berasal dari Paroki Kalirejo Lampung ini mengakhiri sambutannya dengan pantun. “Perahu berlayar menuju samudera. Menembus ombak tiada patah. Empat puluh tahun hidup membiara. Doa dan harapan anda semua peneguh langkah,” tuturnya.

Dalam perayaan ini para yubilaris kembali memperbarui kaulnya yang diungkapkan dengan menyanyikan madah Non Tingat Aras. Mereka berjanji untuk tetap setia menghidupi Kaul Kemurnian, Kemiskinan, dan Ketaatan menurut Konstitusi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ), serta mempersembahkan dan membaktikan diri seutuhnya kepada Hati Yesus dalam pelayanan di tengah dunia.

Romo Donatus Kusmartono SCJ, Br. Antonius Sudaryono SCJ, dan Romo Titus Waris Widodo SCJ, memotong tumpeng dalam perayaan pesta 40 tahun hidup membiara | Foto: Komsos KAPal

Usai Ekaristi, perayaan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang secara khusus diberikan oleh para yubilaris yang hadir, yaitu Romo Titus Waris SCJ, Romo Donatus Kusmartono SCJ, dan Br. Antonius Sudaryono SCJ kepada pensiunan guru Seminari Menengah St. Paulus Palembang, C. Bernardi. Setelah pemotongan tumpeng, acara ditutup dengan ramah tamah bersama.

***TJK

Leave a Reply

Your email address will not be published.