Gelar Katekese di Bengkulu, Tim Devosional KAPal Dorong Umat Jadi “Rasul Devosi”

Foto: Tim Devosional KAPal

BENGKULU — Sebanyak 60 peserta terdiri dari imam dan perwakilan umat Katolik se-Dekanat Bengkulu antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan katekese devosional di Aula Paroki St. Yohanes Penginjil, Bengkulu pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang digelar oleh Tim Devosional Keuskupan Agung Palembang (KAPal) yang berlangsung selama dua hari (24-25/8/2026) ini menjadi rangkaian dari sosialisasi Tahun Arah Dasar IV KAPal, yaitu Tahun Devosional.

Dekan Dekanat Bengkulu sekaligus Pastor Paroki St. Yohanes Penginjil, Romo Paulus Sarmono SCJ, menyambut hangat kedatangan Tim Devosional. Ia berharap katekese ini mampu menggerakkan umat untuk merealisasikan imbauan Bapa Uskup dalam kehidupan sehari-hari.

“Dekanat Bengkulu menyambut baik rencana Tim Devosional ini. Harapannya, seruan Bapa Uskup agar umat memiliki devosi dapat direalisasikan, baik secara pribadi maupun komunal,” ujar Romo Paulus.

Menjadi Rasul Devosi

Foto: Tim Devosional KAPal

Sementara itu, Moderator Devosional KAPal, Romo Petrus Sukino, mengajak seluruh peserta tidak hanya berhenti pada kesalehan pribadi. Ia mendorong mereka untuk menjadi “rasul devosi” yang berani mengajak orang lain rajin berdoa.

Foto: Tim Devosional KAPal

Selama pertemuan, para peserta diperkenalkan dengan beragam bentuk devosi yang berkembang di lingkungan Keuskupan Agung Palembang. Beberapa di antaranya meliputi devosi Bunda Maria lewat Legio Mariae dan Gerakan Imam Maria (GIM), devosi Kerahiman Ilahi (KI), hingga devosi kepada Roh Kudus melalui Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK)

Dari berbagai kelompok doa tersebut, Gerakan Imam Maria (GIM) menjadi salah satu bentuk devosi yang masih cukup asing bagi mayoritas umat di Bengkulu. Hingga tahun 2026, kelompok GIM di KAPal baru terbentuk di dua paroki di Palembang, yaitu Paroki Katedral St. Maria dan Paroki St. Yoseph. Sementara itu, kelompok devosi lainnya sudah tersebar di hampir seluruh paroki.

Langkah Nyata

Tingginya antusiasme dan rasa ingin tahu peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang mengemuka di setiap sesi materi. Merespons keaktifan tersebut, Tim Devosional KAPal mendampingi peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) agar pembentukan kelompok doa di daerah masing-masing dapat segera terwujud.

Tim Devosional Keuskupan juga menegaskan kesiapannya untuk memberikan pendampingan berkelanjutan, baik secara tatap muka (offline) maupun melalui media daring (online). Kendala jarak geografis di wilayah Dekanat Bengkulu diharapkan tidak menjadi penghalang bagi umat untuk terus berjalan bersama dan bertumbuh dalam iman kepada Kristus.

*** Sr. Christine CB (Tim Devosional KAPal)

Leave a Reply

Your email address will not be published.