Gal.4:31b-5:6; Mzm. 119:41.43.44.45.47.48; Luk. 11:37-41; BcO Sir 14:20-15:10.
Bersih Luar Dalam

Saudara-saudari yang terkasih, dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali hanya memperhatikan apa yang terlihat oleh mata. Kita terbiasa memperhatikan penampilan diri agar terlihat baik di hadapan orang lain. Tentu, menjaga penampilan itu penting. Namun, Injil hari ini mengajak kita untuk melihat sesuatu yang lebih dalam, yaitu keadaan hati kita.
Kisah Injil hari ini menampilkan Yesus yang menegur orang Farisi karena mereka begitu memperhatikan kebersihan bagian luar, tetapi melupakan kebersihan yang lebih dalam, yaitu kebersihan hati. Bagi Yesus, yang penting bukan hanya apa yang terlihat oleh mata manusia, tetapi juga apa yang ada di dalam diri kita. Sebab, seseorang dapat terlihat baik dari luar, tetapi menyimpan keburukan di dalam hatinya.
Hal seperti ini tidak hanya terjadi pada zaman Yesus. Hal ini juga dapat terjadi dalam kehidupan kita saat ini. Kita mungkin dipandang sebagai orang yang baik oleh orang-orang di sekitar kita. Namun, apakah kebaikan itu sungguh muncul dari dalam hati? Atau, jangan-jangan, kebaikan yang kita tunjukkan hanya menjadi kepura-puraan agar kita mendapatkan pujian dari orang lain?
Saudara-saudari, melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk tidak berhenti pada kebaikan yang hanya terlihat dari luar. Kita semua dipanggil untuk membersihkan hati dan membiarkan kasih Tuhan mengubah diri kita dari dalam. Ketika kita membiarkan Tuhan membersihkan hati kita, kebaikan yang kita lakukan tidak lagi sekadar untuk dilihat atau dipuji orang lain. Kebaikan itu akan mengalir dengan tulus melalui perkataan dan tindakan kita.
Semoga Tuhan membantu kita untuk terus membersihkan hati, sehingga hidup kita bukan hanya terlihat baik dari luar, tetapi sungguh-sungguh memancarkan kebaikan yang berasal dari dalam hati. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
Fr. Ritma Agustio
Tingkat 2
