Hidup kita senantiasa berada dalam kuasa Tuhan. Namun banyak orang menyia-nyiakan kebaikan Tuhan itu. Mereka berjuang sendirian dalam dunia antah berantah ini.
Saat masih kanak-kanak, seorang gadis dididik oleh ibunya dengan agak keras. Maksud sang ibu adalah agar sang anak bertumbuh dalam jalur yang baik dan benar. Sang ibu tidak ingin anaknya ikut-ikutan dengan teman-temannya yang sering buang-buang waktu.
Karena itu, sang anak menggunakan waktu-waktunya untuk belajar dengan rajin. Hasilnya sangat memuaskan dirinya dan sang ibu. Dia selalu meraih juara kelas bahkan pernah menjadi juara sekolah.
“Itu semua berkat bimbingan ibu saya. Dia keras, tetapi semuanya demi kemajuan diri saya. Banyak orang memuji-muji saya, tetapi sebenarnya pujian yang sesungguhnya diarahkan kepada ibu saya. Dia adalah perempuan yang luar biasa,” kata anak itu.
Ketika bekerja, gadis itu mengerjakan pekerjaannya dengan baik dan benar. Dia mengerjakan segala sesuatu dengan penuh tanggung jawab. Perusahaan di mana dia bekerja pun mengalami kemajuan yang luar biasa.

Jangan Menunda
Kita hidup dalam dunia yang sangat permisif. Banyak toleransi yang disediakan bagi hidup kita. Ketika kita menunda suatu pekerjaan, kita mengatakan bahwa kita tidak hanya hidup untuk hari ini. Masih ada waktu dan hari kita akan menyelesaikan pekerjaan kita. Akibatnya, banyak hal tertunda. Banyak hal yang tidak bisa diselesaikan dengan baik dan benar.
Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk senantiasa melakukan hal-hal yang baik dan benar dengan sungguh-sungguh. Tidak ada kesempatan untuk menunda-nunda. Gadis itu menemukan sukacita dalam belajar dan bekerja meski sang ibu menuntutnya berjuang lebih keras. Dia lakukan semua itu dengan sepenuh hati. Dia merasa bebas dalam melakukan semua itu.
Yang dibutuhkan dari kita adalah suatu ketetapan hati untuk membangun hidup kita. Kita mesti melakukan suatu pekerjaan bukan karena tugas atau paksaan. Tetapi kita melakukannya dengan penuh tanggung jawab dan bebas. Yakinlah kalau kita lakukan dengan bebas, hasil yang akan kita peroleh juga sangat memuaskan dan membahagiakan bagi kita.
Orang beriman senantiasa bekerja bersama Tuhan. Orang beriman tidak meninggalkan Tuhan sendirian. Orang beriman selalu melibatkan Tuhan dalam hidup dan karyanya. Mari kita senantiasa bekerja dengan baik dan benar bersama Tuhan. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **
Frans de Sales SCJ
