Selamat tahun baru! Kok tahun baru sih? Benar. Tahun baru bagi kita umat Katolik, alias tahun baru liturgi.
Gereja membuka tahun liturginya dengan merayakan Adven. Apa itu Adven? Adven berasal dari bahasa Latin Adventus artinya kedatangan. Akar kata Adventus adalah ad venire.
Jadi di masa Adven, kita orang Katolik, merenungkan kedatangan Kristus. Baik di masa lalu, 2000 tahun lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, yaitu kedatangan Tuhan kita pada akhir zaman.

Kira-kira kenapa kita harus merenungkan kedatangan Tuhan ya? Mari kita flash back ke Perjanjian Lama. Dulu, umat Israel menantikan kedatangan Mesias. Mesias ini adalah pribadi yang dijanjikan Allah melalui nubuatan para nabi. Mesias akan membebaskan mereka dari tawanan dan menuntun mereka menuju keselamatan yang Allah sediakan.
Berabad-abad menunggu, datanglah Yohanes. Beliau ini menyerukan pertobatan dan membaptis orang-orang. Lalu, orang-orang Farisi bertanya, orang ini siapa? Yohanes memperkenalkan diri sebagai pribadi yang mempersiapkan jalan bagi Mesias.

“Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.” (Yohanes 1:23)
Tapi orang-orang Farisi malah bertanya kepadanya, mengapa dia membaptis, kalau dia bukan Mesias?
“Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?” (Yohanes 1:25)
Di sanalah Yohanes memperkenalkan siapa itu Mesias yang akan datang. Dia mulai memperkenalkan siapa itu Mesias, yaitu Dia yang datang kemudian dari pada-Nya.
“Yohanes menjawab mereka, katanya: ‘Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.’” (Yohanes 1:25-56)
Dan Yohanes memberikan ciri-ciri Mesias itu, yaitu seorang pribadi di mana Roh Kudus tinggal di atas-Nya.

“Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.” (Yohanes 1:33-34)
Seperti yang kita tahu,Roh Kudus turun atas diri Yesus sesudah ia dibaptis. Yohanes pun dengan tegas mewartakan kepada orang-orang, saat dia melihat Yesus,
“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” (Yohanes 1:29-31)

Bagi kita orang Katolik, masa Adven adalah masa untuk membarui penantian dan kerinduan bangsa manusia akan Mesias. Mengapa? Yesus kan udah datang, kita semua kan udah ditebus?
Benar! Yesus memang telah datang 2000 tahun lalu, tapi kita juga mengimani kan, bahwa Yesus tidak hanya datang 2000 tahun lalu. Dia juga datang sekarang ini melalui Roh Kudus dan Gereja-Nya, juga Dia akan datang pada akhir zaman. Dan keadaan hati seperti inilah yang ingin kita siapkan melalui Adven.
Jadi, apa yang harus kita lakukan di masa Adven?
Yang jelas, kita orang Katolik diharapkan tidak buru-buru merayakan Natal di masa Adven. Sebaliknya, kita diundang untuk mempersiapkan diri dengan lebih banyak berdoa, membaca kitab suci, merenungkan kebaikan Allah, ke gereja untuk merayakan Misa, menerima Sakramen Tobat, dan juga beramal kasih kepada sesama kita yang membutuhkan.
Selamat tahun baru liturgi!
** Kristiana Rinawati
