Tahbisan Katedral Santa Maria: Mahkota Tahun Syukur

SABTU, (25/3) menjadi hari yang membahagiakan bagi umat Keuskupan Agung Palembang. Setelah sekitar enam tahun menanti, akhirnya pada pagi itu, Gereja Katedral Santa Maria ditahbiskan oleh Mgr. Piero Pioppo, Nuntius Apostolik atau Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia.

Mgr. Piero Pioppo, Nuntius Apostolik mereciki seluruh bagian gedung gereja katedral dalam ritual pemberkatan | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Kecuali itu, dalam perayaan yang sama, juga disyukuri 29 tahun tahbisan episkopal Uskup Agung Emeritus Aloysius Sudarso SCJ, serta penyerahan pallium dari Paus Fransiskus kepada Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Agung Palembang.

Tahbisan Katedral Santa Maria Palembang dilangsungkan dalam Ekaristi Sabtu, 25 Maret 2023 | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

“Gereja di sebut katedral karena ada katedra, kursi uskup, simbol dari kekuasaan, wewenang, yang darinya, uskup menyampaikan pengajaran iman dan moral,” jelas Mgr. Harun, tentang katedral.

Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Agung Palembang, membuka pintu utama Katedral Santa Maria | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Ritual penahbisan dimulai dari pintu utama. Para uskup, imam konselebran, serta petugas liturgi berkumpul di sana. Kunci diserahkan oleh panitia pembangunan kepada Nuntius, lantas ia menyerahkannya kepada Uskup Agung Palembang. Pintu utama diberkati, menyusul pintu-pintu lainnya. Setelahnya, mereka memasuki bagian dalam gereja disambut umat dan iring-iringan lagu pembuka.

Mgr. Harun memberikan kata sambutannya usai Ekaristi | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Bukan Sebuah Kebetulan

“Bukan kebetulan bahwa tahun 2013 ini, katedral (kita) yang baru telah selesai dibangun,” kata Mgr. Harun.

Baginya, penahbisan katedral punya makna lain.

“Kita dapat memaknai penahbisan katedral ini sebagai mahkota tahun syukur,” tuturnya.

Mgr. Harun memberkati patung-patung | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Syukur, karena penyertaan Allah nyata terhadap umat-Nya, khususnya di Keuskupan Agung Palembang. Dengan ditahbiskannya gedung gereja ini, maka Katedral Santa Maria Palembang, menurut Uskup Agung, akan menjadi gereja katedral termegah di Regio Sumatera.

Para uskup, imam, dan umat yang hadir dalam Tahbisan Katedral Santa Maria, Sabtu, 25 Maret 2023 | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal
Para uskup, imam, dan petugas liturgi dalam Tahbisan Katedral Santa Maria, Sabtu, 25 Maret 2023 | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Bersama Bunda Maria

Penahbisan Katedral Santa Maria bertepatan dengan Hari Raya Kabar Sukacita. Duta Besar Mgr. Piero Pioppo, mengajak umat yang hadir unruk mempercayakan diri melalui perantaraan Bunda Maria.

Duta Besar, Mgr. Piero Pioppo, mencium relikui sebelum diletakkan di bawah altar | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

“Kita percayakan setiap orang dan kita masing-masing dalam perantaan St. Maria. Perawan Maria, yang sejak hari ini tinggal bersama Tritunggal Mahakudus di katedral ini, kita rasakan kehadirannya di altar ini, selagi ia hadir di salib Puteranya dan di ruang atas dan hadir selamanya di jantung hati Gereja,” ajaknya.

Pemberkatan Tabernakel yang akan digunakan untuk menyimpan Tubuh Kristus | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Ia juga mengajak umat untuk belajar dari Bunda Maria, yang memberikan dirinya menjadi bait Roh Kudus.

Uskup Agung Emeritus Aloysius Sudarso SCJ dan Mgr. Harun menandatangani prasasti penahbisan Katedral Santa Maria | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Selain memberkati pintu, pemberkatan juga dilakukan untuk beberapa benda yang akan digunakan dalam liturgi, misalnya katedra, altar, tabernakel, mimbar, patung-patung, ruang pengakuan dosa, dan peletakkan relikui di bawah altar. Misa ini diikuti 13 orang uskup, sekitar 100 orang imam, serta ribuan umat yang terdiri dari awam, biarawan, dan biarawati dari berbagai belahan dunia.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H. Herman Deru, S.H., M.M., Ketua PWNU Sumatera Selatan K.H. Amirudin Nahrawi, Ketua DPRD Sumatera Selatan Hj. RA. Anita Noeringhati, S.H., M.H., dan Drs. H. Mal An Abdullah bersama dengan Uskup Sudarso SCJ dan Uskup Harun melihat-lihat gedung Katedral Santa Maria | Foto: Maria Sylvista/ KOMSOS KAPal

Usai Ekaristi, acara seremonial dilangsungkan, yang mengundang aparatur pemerintahan, tokoh-tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh lintas agama.

** RD Widhy/ Kristiana Rinawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.