Sambut Dies Natalis ke-60, PMKRI Adakan Rekoleksi

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palembang mengadakan rekoleksi untuk menyambut Dies Natalis ke-60 di Gereja Saint Paul II, yang terletak di kompleks Jakabaring Sport Center Palembang.

Dies Natalis sendiri merupakan acara ulang tahun PMKRI Cabang Palembang. Pada Kegiatan PMKRI kali ini bertujuan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dalam PMKRI dan juga memberikan wejangan kepada seluruh anggota PMKRI untuk menyambut Dies Natalis ke-60 PMKRI Cabang Palembang. Dan diharapkan anggota PMKRI dapat melaksanakan atau mengimplementasikan apa yang sudah diberikan pada rekoleksi kali ini.

Billy Jaya, Ketua Kerawam Awam Keuskupan Agung Palembang, mengsharing cara untuk mewujudkan cita-cita PMKRI. “Kita diajak semakin menguatkan 3 benang merah yang sangat terkenal di PMKRI, yaitu fraternity, intelektual dan kristianitas.

Rekoleksi PMKRI menyambut Dies Natalis ke-60 di Gereja Saint Paul II

“Dari dulu kita selalu diajarkan untuk mengimplementasikan tiga benang merah ini. Semoga dengan kita menghayati serta mengamalkannya dalam berorganisasi dan kehidupan sehari-hari, saya yakin PMKRI akan terus maju dan terus berbuat untuk tanah air dan gereja,” kata Billy Jaya.

Ia mengatakan, hal itu pun menjadi harapan Keuskupan Agung Palembang. Dengan arah dasar Keuskupan Agung Palembang yang baru, umat Katolik di ini adalah saudara-saudari Kristus adalah garam, terang dan sakramen keselamatan bagi seluruh ciptaan.

“Jadi ini sangat tepat sekali kita berkolaborasi dan berjalan bersama untuk mewujudkan cita-cita dan visi dari Bapak Uskup di keuskupan Agung Palembang,” ucap Billy.

Martinus Noviandri, anggota PMKRI yang mengikuti kegiatan rekoleksi, mengatakan bahwa kegiatan rekoleksi ini menjadi kesempatan yang baik bagi pengolahan hidup spiritual.

“Spiritiualitas itu dibutuhkan bagi setiap kita sebagai manusia. Kita melakukan pendekatan atau mendekatkan diri kepada Tuhan, agar kita bisa memperoleh hikmah. Materi kerasulan awam sendiri ini baru saya dengar. Melalui materii ini, saya bisa menjadi pribadi baik dan bisa membenahi diri,” kata Martinus Noviandri.

Ia berharap, kader-kader PMKRI saat ini dapat lebih aktif, lebih semangat, lebih menguatkan 3 benang merah, dan dapat lebih akrab terhadap para anggota.

Andreas Amanda, Ketua Presidium PMKRI Cabang Santo Beda yang Baik, mengatakan bahwa rekoleksi ini menjadi suatu momen bagi para anggota PMKRI untuk melihat perjuangan PMKRI selama 60 tahun berjalan.

“Kegiatan rekoleksi ini menjadi batu lompatan bagi teman-teman untuk bisa merefleksikan lebih lagi bagaimana perjalanan ini dan menghidupkan PMKRI ini,” kata Andreas Amanda. **

Josua Lively Tampubolon/Anselmus Abellito

Leave a Reply

Your email address will not be published.