EKM Bengkulu: Satukan Hati dan Semangat untuk Mencintai Allah dan Sesama

Sabtu (25/11), Paroki St. Yohanes Penginjil, Bengkulu, menjadi tuan rumah Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang diikuti 255 peserta dari Penarik, Seluma, Bentiring, Sidodadi, dan Bengkulu.

Rangkain acara diawali dengan Perayaan Ekaristi pukul 17.00 WIB yang dipimpim oleh Romo Paskalis Aditya Wardhana SCJ dan Romo F.X. Budi Haryono SCJ, dilanjutkan dengan makan malam bersama dan pentas seni.

Dalam kotbahnya, Rm Budi menekankan perjumpaan sebagai hal yang indah dan membahagiakan bagi setiap orang yang mengalaminya.

“Apalagi bila kita berjumpa dengan pribadi-pribadi yang memiliki cinta dan semangat yang sama untuk bertumbuh dan berbuah. Berkaitan dengan hal ini, kita bisa belajar dari pengalaman perjumpaan yang dialami oleh para murid bersama Yesus Kristus,” kata Rm Budi.

Ia mengatakan, setelah Yesus menjumpai dan memanggil mereka untuk mengikutiNya dan menjadi murid muridNya, mereka begitu bahagia karena mereka bertemu dengan sosok pribadi yang begitu mencintai mereka. Bersama Yesus, tujuan hidup mereka semakin sesuai dengan kehendak Allah.

Romo F.X. Budi Haryono SCJ | Foto: Komsos Bengkulu

Perjumpaan yang dialami oleh murid yang satu dengan murid yang lainnya dalam Yesus Kristus membantu mereka untuk menjadi orang-orang kristiani yang sejati. Mereka bertumbuh dalam cinta kasih dan persaudaraan, berjalan dan berlari dalam semangat persahabatan, berbagi dalam semangat kekeluargaan, serta berkarya demi kemuliaan Tuhan dan kebaikan sesama.

“Melihat kaum muda hadir dan berkumpul di tempat ini, saya melihat kalau gereja ini hidup. Seperti yang dikatakan oleh Bapa Suci Fransiskus, ‘Hei orang muda, Gereja membutuhkanmu, Gereja membutuhkan kehadiranmu, Gereja membutuhkan kreatifitasmu, Gereja membutuhkan energimu’. Kaum muda yang terkasih, kalian luar biasa tetapi jangan biasa di luar, karena kini kita sudah menemukan bahwa ini rumahmu, ini rumahku, ini rumah kita, tempat kita berkumpul, peliharalah rumah itu dan sadarilah bahwa perbedaan bukanlah ancaman. Kita datang dari berbagai latar belakang, dipersatukan dalam satu wadah OMK (Orang Muda Katolik). Maka dari itu hadirlah, bersatulah dan sadarilah dari masing-masing kita Tuhan beri talenta. Harapanya, pertemuan ini akan dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, maka mulai hari ini yakin dan percayalah bahwa kehadiranmu dibutuhkan gereja, karena kehadiranmu adalah masa depan gereja,” kata Romo FX Budi Haryono SCJ, saat memberikan sambutan.

Untuk memeriahkan acara malam pentas seni, panitia telah menyiapkan beberapa games, juga penampilan dari grup Sekami, Flobamora, Cukurukuk Club, Line Dance dan It’s Beautiful Collaborate Band.

Logo OMK Don Bosco dan Maknanya

Makna

Logo OMK kita diperbarui sesuai dengan semangat yang ingin kita hidupi selama menjadi OMK di Paroki ini.

Unsur-unsur Logo

Bentuk logo ini adalah bagaikan sebuah bahtera yang melambangkan persekutuan.
Ditengah logo ini terdapat gambar salib Yesus Kristus. Logo ini terdiri dari tiga warna yaitu putih yang melambangkan kesucian atau kekudusan, biru yang melambangkan persahabatan, dan merah yang melambangkan cinta kasih.

Jadi secara singkat, makna logo ini mengajak kita untuk berjalan bersama sebagai rekan dalam semangat persahabatan untuk menuju kekudusan, serta menjadi pribadi penuh kasih bagi gereja dan bangsa. Dan dalam perjalanan ini, Yesus Kristus menjadi sumber kekuatan, sekaligus menjadi teladan bagi kita untuk memiliki dan menjalani masa muda yang membahagiakan, dan sesuai dengan harapan gereja serta bangsa.

** Seksi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Bengkulu

Baca juga: Hari Raya Kristus Raja Tandai 29 Tahun Paroki Tugumulyo OKI

One thought on “EKM Bengkulu: Satukan Hati dan Semangat untuk Mencintai Allah dan Sesama

Leave a Reply

Your email address will not be published.