Menyerahkan Hidup kepada Tuhan

“Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Tuhan. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan,” kata Yesus (Matius 6:7).


Suatu hari ada seorang anak kecil ingin menyeberangi sungai yang sangat deras. Sungai itu hanya berjembatankan sebuah bambu, tanpa ada pegangannya. Ketika anak itu sedang berada di atas jembatan, tiba-tiba dia terpeleset dan terjatuh ke sungai.


Karena anak kecil itu tidak bisa berenang ditambah dengan arus sungai yang sangat deras, membuat anak itu hanyut tak berdaya. Dalam ketidakberdayaannya, anak tersebut teringat bahwa dia masih memiliki Tuhan yang dapat menolongnya. Karena itu, dengan polos, dia pun berdoa, “Ya Tuhan, tolong selamatkan saya. Amin.”


Setelah berdoa, tiba-tiba baju yang dikenakan anak tersebut tersangkut pada sebatang pohon yang tumbang di pinggir sungai itu. Anak tersebut selamat. Ini suatu keajaiban baginya. Ia pun menunggu pertolongan.

MEnyerahkan Diri Kepada Tuhan – Foto: hagahtoday.files.wordpress.com

Rahmat Tuhan Menolong
Hidup manusia sering tidak berdaya. Namun rahmat Tuhan memampukan kita untuk menjalani hidup ini dengan baik dan benar. Rahmat Tuhan itu diterima setiap manusia sejak dalam kandungan ibu. Hanya saja sering manusia kurang menyadarinya. Akibatnya, manusia sering merasa kurang mampu menjalani hidup ini.


Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk mendasarkan hidup kita pada doa. Mengapa? Karena doa membantu kita menjalin persahabatan dengan Tuhan. Anak itu memohon pertolongan dari Tuhan. Ia ingin agar dalam kondisi yang membahayakan dirinya itu, ia ditolong oleh Tuhan.


Yang mesti kita selalu sadari adalah bahwa Tuhan selalu menolong kita. Orang mengatakan bahwa Tuhan itu sejauh doa. Ketika kita berdoa dengan penuh iman, Tuhan menjawab doa kita. Mengapa? Karena Tuhan tidak jauh dari kita. Tuhan ada di dekat kita, bahkan di dalam hati kita.


Berdoa juga mengingatkan kita akan penyerahan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan yang mahakuasa. Kuasa Tuhan mampu membantu kita keluar dari persoalan-persoalan hidup kita.


Mari kita terus-menerus berdoa kepada Tuhan. Mengapa? Karena, jauh sebelum kita meminta, Tuhan sudah mengetahui apa yang kita butuhkan. Dia hanya tinggal menunggu kapan kita mau meminta hal-hal tersebut dari pada-Nya dengan iman yang sungguh-sungguh. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.