Gunakan Kebebasan Diri dengan Baik dan Benar

Kebebasan dan kesehatan yang kita miliki mesti kita gunakan bagi pertumbuhan hidup kita. Namun banyak orang kurang hati-hati dalam hal ini.

Seorang pecandu narkoba kehilangan segala-galanya. Ia kehilangan istri dan anak-anaknya. Kesehatannya menjadi buruk akibat mengonsumsi obat-obatan terlarang itu. lebih tragis lagi kini ia meringkuk di penjara. Kebebasannya pun hilang. Ia dibatasi oleh jeruji-jeruji besi.

Suatu hari, seorang sahabatnya menjenguknya. Dia merasa senang bisa bertemu dengan sahabatnya itu. Dia ingin hidup seperti sahabatnya yang bisa pergi kian kemari, tanpa ada yang melarang. Namun dia tidak dapat melakukannya, karena aturan-aturan penjara yang ketat yang membatasinya.

Pada penghujung perjumpaan mereka, pecandu itu memberikan nasihat kepada temannya. Dia berkata, “Kesehatan dan kebebasan adalah harta pemberian Tuhan yang sangat berharga. Kita selalu menerimanya setiap hari. Jagalah baik-baik, agar jangan menyesal saat kehilangan keduanya.”

Pecandu itu menyadari bahwa ia telah kehilangan keduanya. Akibat kecanduan narkoba, ia akhirnya merampok sebuah toko dan ditangkap polisi. Tubuhnya rusak akibat mengonsumsi narkoba. Kini ia harus mendekam di penjara.

Kebebasan – ethicalleaderdotblog.files.wordpress.com

Pentingnya Kebebasan

Setiap orang mendambakan kebebasan untuk melakukan berbagai hal demi kemajuan dirinya. Ketika kebebasan itu hilang, orang merasa terkungkung. Orang tidak dapat melakukan hal-hal yang dikehendakinya. Orang kehilangan banyak hal baik yang ingin dilakukannya.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk menggunakan kebebasan kita secara bertanggung jawab. Pecandu narkoba itu menggunakan kebebasan yang merusak dirinya. Akibatnya, dia mesti meringkuk dalam penjara. Kesehatannya pun menjadi rapuh karena mengonsumsi obat-obatan terlarang itu. Dia menjadi orang yang sangat terbatas.

Kita hidup bersama orang lain yang menawarkan berbagai hal kepada kita. Ada tawaran-tawaran yang baik. Ada pula banyak tawaran yang dapat menghancurkan diri kita. Tinggal bagaimana kita menanggapi tawaran-tawaran itu. Apakah kita mau menanggapi tawaran-tawaran yang menghancurkan diri kita atau kita mengambil tawaran yang baik.

Yang pasti, tawaran yang baik akan membantu kita dalam menumbuhkembangkan hal-hal yang baik yang ada dalam diri kita. Potensi-potensi diri kita dapat kita tumbuhkan bagi hidup kita yang berguna bagi diri dan orang lain.

Orang beriman senantiasa menggunakan kebebasan dan kesehatannya untuk berbuat baik. Orang yang kurang beriman dan bodoh menyalahgunakan kebebasan dan kesehatannya untuk hidup dalam dosa. Mari kita gunakan kebebasan diri demi membangun hidup yang lebih baik dan mulia. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.