Menumbuhkan Semangat Baca dalam Diri

“Orang yang tidak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya” (Amsal 14:15).

Membaca – Foto: shopee.co.id

Sebuah survei mengatakan bahwa jumlah ponsel pintar pada Januari 2022 lalu sebanyak. 370,1 juta. Sementara jumlah penduduk Indonesia sebanyak 273.879.750 jiwa. Jumlah alat komunikasi itu lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia. Artinya, ada orang Indonesia yang memiliki lebih dari satu nomor atau ada yang memiliki lebih dari satu ponsel pintar.

Indonesia merupakan Negara peringkat kedua yang lama membuka aplikasi. Namun soal membaca, penduduk Indonesia termasuk sedikit yang gemar membaca, yaitu satu dari seribu warga yang gemar membaca. Dua data ini pada akhirnya berdampak pada penggunaan media sosial.

Media sosial di internet yang tentunya sering diakses lewat ponsel pintar pun jadi riuh dan rusuh. Karena sebagian besar masyarakat pengakses media sosial kurang suka membaca sebelumnya, kabar burung yang belum tentu benar atau hoax (berita menipu), bahkan fitnah, mudah menyebar. Orang yang suka membaca sebelumnya akan lebih berhati-hati terhadap berbagai informasi yang didengar, dibaca, atau diterima.

Terjebak Berita Hoaks

Banyak orang terjebak dalam upaya menyebarkan berita-berita hoaks atau tidak benar. Orang mudah percaya pada berita-berita yang disebarkan melalui media sosial yang belum tentu kebenarannya. Hal ini kemudian berakibat buruk dalam kehidupan bersama orang lain. Hidup bersama menjadi tidak harmonis, karena orang menaruh curiga terhadap sesamanya.

Menurut survei tadi, membaca memiliki kekuatan yang lebih. Ternyata membaca dapat membuat orang menjadi lebih berhati-hati. Membaca membuat orang lebih berpengalaman, karena menemukan sumber yang benar. Orang mengecek terlebih dahulu kebenaran suatu berita sebelum mempercayainya dan menyebarluaskannya.

Orang beriman tentu saja selalu memiliki kesungguhan untuk mencari dan menemukan kebenaran dalam hidup. Untuk itu, kita mesti menumbuhkembangkan semangat membaca dalam hidup sehari-hari. Dengan demikian, kita sungguh-sungguh memahami hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.