8 Hari Natal? Melongok Oktaf Natal

Denver, Colorado., 25 Desember 2022 – Kalender Katolik memiliki beberapa cara untuk membagi masa Natal. Tradisi liturgi Gereja Barat melihat Natal sebagai oktaf, perayaan delapan hari kelahiran Yesus Kristus.

Oktaf Natal dimulai pada Natal itu sendiri, hari raya Kelahiran Tuhan. Oktaf Natal berakhir pada hari raya Maria, Bunda Allah, pada 1 Januari, yang tahun ini jatuh pada hari Minggu di tahun baru 2023.

Kalender liturgi Katolik kali ini bahkan mencakup perubahan jubah liturgi para klerus.

Selama delapan hari Natal ini, imam mengenakan pakaian putih selama Misa.

Tetapi ada pengecualian ketika para imam memakai warna merah, simbol kemartiran: Pesta St. Stefanus 26 Desember, dan Pesta Martir Kanak-kanak Suci 28 Desember.

Seperti yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul, St. Stefanus adalah seorang diakon yang menjadi martir pertama setelah Kebangkitan Yesus. Dia dibunuh karena memberitakan Kristus sebagai penggenapan Perjanjian Lama. Salah satu saksi kematiannya adalah seorang pria bernama Saulus, yang kemudian dikenal dengan Santo Paulus.

Orang-orang Suci yang Tidak Bersalah juga dianggap sebagai martir. Mereka mati menggantikan Yesus ketika Herodes berusaha membunuh semua anak laki-laki di bawah usia 2 tahun.

Lukisan Dinding Keluarga Kudus di Dobling Carmelite Monastery di Wina, Austria. Gereja merayakan pesta Keluarga Kudus tahun ini pada hari Jumat, 30 Desember 2022. | Renata Sedmakova / Shutterstock

Pada tanggal 27 Desember Gereja menandai pesta Santo Yohanes Rasul, “murid terkasih” Yesus. Yohanes adalah seorang penginjil besar dan dikreditkan dengan menulis Injil Yohanes dan tiga surat dari Perjanjian Baru. Banyak yang memuji dia sebagai penulis Kitab Wahyu.

Pesta Keluarga Kudus melanjutkan kisah Yesus, Maria, dan Yusuf dengan pengungsian ke Mesir. Biasanya jatuh pada hari Minggu setelah Natal. Namun tahun ini perayaan Keluarga Kudus jatuh pada hari Jumat, 30 Desember. Hal ini karena hari Minggu setelah Natal tahun ini adalah Hari Raya Maria, Bunda Allah.

Peran Maria, Bunda Allah, sangat penting dalam penjelmaan Yesus Kristus. Dia adalah “Theotokos”, secara harfiah pembawa Tuhan. Dia tidak hanya membawa sifat manusiawi Yesus, juga bukan bejana untuk keilahian Yesus saja. Karena kodrat ilahi dan manusia Yesus bersatu, dia benar-benar Bunda Allah.

Oktaf Natal adalah saat begitu banyak orang memiliki waktu untuk beristirahat dari tahun yang sibuk dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Salah satu cara yang tepat untuk menjalankan oktaf adalah dengan menghadiri Misa harian dan merenungkan bacaan Misa dengan penuh doa.

Jika Anda memiliki bakat, cobalah menulis lagu Natal “Delapan Hari Natal”!

** Kevin J Jones (Catholic News Agency)

Leave a Reply

Your email address will not be published.