Setia dalam Menekuni Usaha

Suatu karya yang ditekuni dengan setia akan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi diri dan orang lain.

Namanya Jumirah. Dulu dia pernah bekerja sebagai pegawai di sebuah toko batik di Sragen, Jawa Tengah. Kemudian dia memulai usaha batik dengan bergabung dalam komunitas pengusaha wanita muda Sragen di desa wisata batik, Pungsari, Kecamatan Plupuh.

Lantas muncul merek Batik Murni Asih yang memproduksi kain campuran motif yang lebih modern dan kekinian. Batik Murni Asih juga menyediakan batik motif pakem model-model klasik. Jumirah juga memproduksi pakaian jadi untuk batik pria dan batik wanita dengan brand Merk Poenja.

Jumirah berkata, “Keinginan memiliki usaha batik tulis makin menguat di saat kami melihat bahwa kondisi artisan batik tulis yang menghadapi tantangan kuat dengan adanya gempuran industri kain.”

Jumirah mengedukasi masyarakat untuk dapat melihat langsung perbedaan kualitas batik tulis, batik handprint, batik cap, batik kombinasi, dan batik printing. Produk batik Murni Asih telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari brand untuk penamaan dan logo.

Jumirah mengaku bahwa untuk menghasilkan batik tulis yang berkualitas dia dan timnya mesti bekerja keras. Juga mesti selalu ada konsistensi, agar tidak mudah tergoda oleh jenis batik yang lain yang pengerjaannya lebih mudah dan cepat.

Jumirah pemilik Batik Murni Asih | Foto: Tribun News

Butuh Keberanian

Sebuah kualitas yang baik dicapai melalui waktu yang panjang. Orang juga merasakan lelah dalam menciptakan sebuah karya yang berkualitas. Ketika orang berani berlelah-lelah dalam menciptakan suatu karya, orang akan meraih impiannya. Kualitas dari karya itu akan dengan sendirinya dihargai.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk berani melakukan suatu karya cipta yang berguna bagi hidup banyak orang. Jumirah berani banting stir demi memiliki sebuah brand name yang berkualitas. Dia mesti berjuang untuk mencapai suatu kualitas tinggi, sehingga karya batik tulisnya mendapatkan nama di seantero dunia. Dia berhasil.

Banyak orang ingin meraih impian dengan tidak mau bekerja keras. Mereka merasa bahwa melalui sikap santai mereka akan meraih impian mereka. Ternyata tidak! Orang mesti bekerja keras dengan penuh kreatif untuk menciptakan sebuah brand name yang tahan zaman. Ini tidak mudah, karena orang mesti mencurahkan seluruh hidupnya.

Orang beriman tentu mau bekerja keras demi suatu pencapaian yang tinggi bagi karya-karya kreatifnya. Mari kita terus berjuang untuk meraih cita-cita kita. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **

Frans de Sales SCJ

Leave a Reply

Your email address will not be published.