Remaka Paroki Santo Yoseph Palembang Selenggarakan Olah Rohani dalam Rangka Hari Raya Semua Orang Kudus: Kudus Gak Harus Kuno

Dalam rangka memperingati Hari Raya Semua Orang Kudus, Remaja Katolik (Remaka) Paroki St. Yoseph Palembang melaksanakan kegiatan olah rohani yang diselenggarakan di Aula Pastoran pada Sabtu (8/11/2025) sore. Kegiatan yang mengusung tema Kudus Gak Harus Kuno ini dihadiri 32 peserta. Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah para Pendamping Remaka Santo Yoseph Palembang, di antaranya adalah Oktavianus Adrian.  Melalui tema ini peserta diajak untuk memahami bahwa hidup kudus bukan hal kuno atau membosankan, melainkan gaya hidup yang keren, positif, dan sesuai dengan semangat muda masa kini.

Dalam paparannya, Adrian menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Seksi Remaka Paroki St. Yoseph yang diselenggarakan untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan remaja bahwa kekudusan merupakan suatu panggilan untuk semua orang, termasuk kaum muda, serta dapat meneguhkan semangat mereka untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan.

Pendamping Remaka Santo Yoseph Palembang, Oktavianus Adrian.

Lewat materi pembinaan iman yang mengangkat makna kekudusan dalam kehidupan sehari-hari mereka diajak untuk menyadari bahwa menjadi kudus tidak berarti harus hidup kaku atau menjauh dari dunia modern, tetapi berani hidup benar, jujur, dan setia kepada Tuhan di tengah tantangan zaman. Harapannya, dengan meneladani orang-orang kudus para remaja dapat semakin mencintai Tuhan dan menjadi saksi iman yang hidup di manapun mereka berada, seperti di lingkungan tempat tinggal, sekolah, maupun keluarga mereka. 

“Semoga para remaja juga mampu menunjukkan bahwa hidup kudus tidak kaku, gaul, bisa tetap asik, bahagia, gembira, dan mereka tetap setia kepada Tuhan di tengah dunia masa kini yang penuh tantangan,” ungkapnya.

Adrian juga mengajak para peserta menyaksikan dua video inspiratif. Tayangan pertama berjudul Menjalani Hidup Bersama Tuhan dengan Melakukan Pertobatan yang berisi ajakkan untuk membuka hati, memperbaiki diri, dan semakin dekat dengan Allah melalui tindakan nyata setiap hari; sedangkan tayangan kedua menampilkan  Kisah Hidup Santo Tarsisius, seorang remaja yang berani mempertahankan imannya bahkan sampai mati demi Ekaristi. Kedua tayangan tersebut memberikan teladan nyata bahwa kekudusan bisa dijalani sejak muda, dengan hati yang berani dan setia kepada Tuhan.

Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan bertema Alkitab, salah satunya adalah Mencari Pasangan Tokoh dalam Alkitab. Dalam permainan ini, peserta harus menemukan pasangan tokoh yang tepat seperti Adam dan Hawa, Maria dan Yusuf, atau Daud dan Goliat. Selain memperdalam pengetahuan Kitab Suci, kegiatan ini juga semakin menghangatkan suasana, sehingga menjadi ramai, akrab, dan penuh tawa.

Remaja Katolik (Remaka) Paroki St. Yoseph Palembang.

Acara ditutup dengan doa bersama serta foto bersama, menandai berakhirnya kegiatan yang penuh makna, inspirasi, dan berkat.

**Octavianus Adrian (Kontributor Palembang)

Foto: Dokumen Pribadi

Leave a Reply

Your email address will not be published.