Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono resmi melantik Dewan Pastoral Paroki (DPP) Katedral Santa Maria periode 2025-2028 pada Minggu (7/12/2025) pagi. Pelantikan yang dirangkai dalam Perayaan Ekaristi Minggu Adven Kedua dihadiri oleh ratusan umat Paroki Katedral dan sejumlah imam konselebran, di antaranya Ketua Komisi Kateketik, Kitab Suci, dan Liturgi KAPal, Romo Agustinus Giman dan Ketua Yayasan Xaverius Palembang, Romo Stepanus Supardi.
Dalam homilinya, Mgr. Harun menyampaikan harapannnya agar para pengurus baru dapat melaksanakan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab untuk kemajuan gereja dan kemuliaan Tuhan.

Sebelum pelantikan para pengurus DPP terpilih mengikuti pembekalan yang diberikan oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristanto, Sekretaris Keuskupan, Romo Alexander Pambudi SCJ, dan Ekono Keuskupan, Romo Emmanuel Belo Sede.
Mewakili pengurus yang baru dilantik, F.E. Hanafiah selaku Ketua DPP baru, mengungkapkan bahwa beliau telah terlibat menjadi anggota dewan harian kurang lebih selama 17 tahun dan berharap ada generasi baru yang menggantinya apalagi mengenai kesehatannya yang pernah mengalami stroke selama dua kali. Tetapi tugas baru ini tidak bisa ia tolak, karena ia terinspirasi oleh Bunda Maria yang berani mengatakan terjadilah padaku menurut perkataanMu.


Pastor Paroki Katedral Santa Maria, Romo Markus Edi Sucipto, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar seluruh umat dapat ikut ambil bagian dalam kehidupan menggereja. Imam yang pernah berkarya di Baturaja ini menegaskan bahwa, “Paroki bukan soal siapa pastor parokinya, bukan soal siapa ketua DPPnya, bahkan pengurus-pengurusnya. Tetapi paroki berbicara tentang gereja, yakni umat sendiri gereja berkembang ketika umat bersinergi untuk memberi diri terlibat dalam kehidupan beriman akhirnya hidup iman dan kepribadian kita semua berkembang”.

Seraya mengajak orang muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan paroki dan lingkungan, ia juga mengingatkan bahwa Paroki Katedral merupakan Gereja Induk di keuskupan, maka perlu kesadaran dan semangat untuk bersinergi dan melibatkan seluruh umat untuk membangun persekutuan yang hidup. “Karena menjadi pusat maka perlu sinergi. Semuanya akan berkembang ketika semua terlibat,” tegasnya.
Kepengurusan DPP Santa Maria Palembang terdiri dari DPH personalia sesuai dengan bidang lima pilar gereja yakni bidang liturgia, bidang pewartaan, bidang pelayanan, bidang persekutuan, dan bidang martiria. Harapannya dengan sinergi dan kolaborasi yang dibangun mampu menjawab kebutuhan pastoral yang ada di paroki ini.

**Erika Nainggolan (Kontributor Palembang)
