Siap Jadi Saksi Kristus, 194 Umat Paroki Bangunsari Terima Sakramen Krisma

Para krismawan-krismawati. | Foto: Dok. Pribadi

BANGUNSARI, OKU TIMUR – Suasana Gereja Katolik Paroki Trinitas Bangunsari pada Minggu (10/5/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ratusan umat dengan pakaian putih hitam tampak khusuk mengikuti Perayaan Ekaristi. Hari itu menjadi momen bersejarah bagi 194 umat yang secara resmi menerima Sakramen Krisma sebagai tanda kedewasaan iman.

Menjadi Terang

Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristianto, didampingi oleh para imam konselebran, yaitu Pastor Paroki Trinitas Bangunsari, Romo Emilianus Etrodismas SCJ, Pastor Rekan Paroki Bangunsari, Romo Leonardus Ari Wardana SCJ, dan Ketua Komisi Kateketik, Kitab Suci, dan Liturgi Keuskupan Agung Palembang, Romo Agustinus Giman.

Dalam homilinya, Romo Kristianto menekankan bahwa Sakramen Krisma adalah simbol keberanian untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja dan sosial. Ia mengingatkan pentingnya memegang teguh janji baptis untuk menolak segala bentuk kejahatan, baik dalam diri sendiri juga dalam masyarakat.

Romo Kristianto membagikan Tubuh Kristus kepada krismawan-krismawati. | Foto: Dok. Pribadi

“Roh Kudus yang diterima hendaknya menjadi kekuatan untuk terus hidup dalam kasih, persaudaraan, dan pelayanan,” tegas Romo Kristianto. Ia juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak minder dengan identitas kekatolikannya. “Jangan takut dan malu menunjukkan identitas Anda sebagai pengikut Kristus di tengah tantangan zaman saat ini.”

Bukan Sekadar Slogan

Penerimaan sakramen ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab iman yang baru. Sebelum hari besar ini tiba, para krismawan dan krismawati telah melewati masa persiapan yang panjang selama berbulan-bulan. Mereka mengikuti berbagai pembinaan katekese hingga rekoleksi untuk memantapkan hati dan mental.

Persiapan matang ini bertujuan agar para penerima sakramen benar-benar memahami makna kehadiran Roh Kudus yang akan menguatkan perjalanan hidup beriman mereka di tengah masyarakat.

Setelah penerimaan Sakramen Krisma oleh Romo Vikjen KAPal. | Foto: Dok. Pribadi

Gereja menaruh harapan besar kepada 194 krismawan baru ini. Semangat “Aku Siap Menjadi Saksi Kristus” diharapkan tidak hanya menjadi slogan saat upacara berlangsung, tetapi sungguh-sungguh dipraktikkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Sebab, Gereja yang hidup bukan sekadar bangunan yang megah, melainkan tentang umatnya yang berani menjadi pembawa harapan dan kasih di mana pun mereka berada.

***Lusiana Rani Oktaviani (Komsos Paroki Trinitas Bangunsari)

Leave a Reply

Your email address will not be published.