Perkuat Konsolidasi Pesparani II, Sekretaris LP3KN Gelar Dialog Bersama Pengurus LP3KD Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan

PALEMBANG — Sekretaris Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), Salman Habeahan, hadir dan memimpin langsung agenda tatap muka bersama para ketua dan pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, Jumat (24/10/2026) pagi. Pertemuan penting yang juga dihadiri Vikjen Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristianto ini diselenggarakan di sela-sela rangkaian kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Foto: Andreas Daris A

Agenda utama pertemuan ini adalah membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi masing-masing ketua LP3KD kabupaten/kota untuk memaparkan dinamika organisasi, capaian kegiatan, tantangan di lapangan, serta bentuk kiprah nyata dan kontribusi mereka terhadap pemerintah daerah. Suasana pertemuan berlangsung hangat, akrab, namun tetap sarat akan substansi evaluasi kelembagaan.

Menyamakan Persepsi dan Evaluasi Tata Kelola Organisasi

Dalam pemaparannya, Salman Habeahan menekankan pentingnya membangun relasi yang erat, harmonis, dan berkesinambungan antara pengurus pusat, daerah, hingga tingkat paroki. Menurutnya, sebagai lembaga yang relatif masih berkembang dibandingkan lembaga keagamaan lainnya, LP3KD di berbagai kabupaten/kota sering kali menghadapi tantangan administratif yang beragam, terutama terkait komunikasi lintas sektoral dan sinkronisasi program kerja dengan pemerintah daerah.

“Pertemuan ini sengaja dirancang bukan untuk saling memperdebatkan kekurangan, melainkan sebagai wadah penyampaian aspirasi dan keluh kesah guna mencari solusi terbaik bersama. Kita ingin memastikan bahwa ke depan, tata kelola LP3KD di setiap daerah semakin matang, transparan, dan terstruktur dengan baik,” ungkapnya.

Foto: Andreas Daris A

Dalam sesi diskusi interaktif, para ketua dan perwakilan LP3KD kabupaten/kota secara bergantian menyampaikan berbagai pandangan serta masukan konstruktif, meliputi legalitas formal dan SK Kepengurusan agar keberadaan LP3KD di mata pemerintah kabupaten/kota memiliki kedudukan yang kuat sebagai mitra kerja pemerintah dalam pembinaan umat, sinkronisasi anggaran dan perencanaan berjenjang selaras dengan siklus penganggaran pemerintah daerah, serta membangun kemitraan strategis dengan Gereja, khususnya para pastor paroki.

Komitmen Bersama

Melalui dialog ini, LP3KN bersama seluruh jajaran pengurus LP3KD se-Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem kerja organisasi, meningkatkan transparansi tata kelola keuangan, serta memperkuat koordinasi secara berkesinambungan.

Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat menjadi bahan rekomendasi strategis bagi pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam menyusun langkah taktis ke depan khususnya dalam mempersiapkan kontingen terbaik yang akan dikirimkan pada ajang Pesparani tingkat nasional berikutnya tahun 2027 di Manado, Sulawesi Utara.

Foto: Andreas Daris A

Dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan profesionalisme, LP3KD se-Sumatera Selatan optimistis dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah, sekaligus membina iman umat Katolik, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

***Andreas Daris Awalistyo (Kontributor Palembang)

Leave a Reply

Your email address will not be published.