Museum Vatikan membuka sebuah pameran yang menelusuri sejarah kendaraan kepausan atau Popemobile, mulai dari mobil Mercedes-Benz pertama yang diserahkan kepada Paus Pius XI pada 1930 hingga kendaraan modern yang digunakan para Paus. Pameran ini menampilkan delapan kendaraan bersejarah Mercedes-Benz, bersama mobil pertama yang pernah dibuat dan sebuah Mercedes-Benz S-Class modern.

Museum Vatikan meresmikan pameran bertajuk A Century of the Popemobile pada 28 Oktober. Pameran ini menandai hampir satu abad kerja sama antara Mercedes-Benz dan Takhta Suci.
Pameran tersebut menelusuri perkembangan kendaraan kepausan, mulai dari limusin resmi hingga Popemobile modern yang dirancang agar Paus dapat menyapa dan memberkati umat beriman saat melakukan kunjungan dan penampilan publik.

Tujuan Pastoral
Dalam konferensi pembukaan yang berlangsung pada Rabu, Sandro Barbagallo, kurator Koleksi Sejarah Museum Vatikan, menjelaskan bahwa Popemobile memiliki tujuan pastoral, yakni memungkinkan Paus menyapa dan memberkati umat di sepanjang jalan serta membangun kedekatan dengan mereka.
Dalam katalog pameran, Direktur Museum Vatikan Barbara Jatta menulis bahwa mobil telah berkembang menjadi lebih dari sekadar sarana transportasi. Kendaraan tersebut memungkinkan Paus terlihat oleh umat, menyapa mereka, dan menjalin kontak langsung dengan orang-orang yang berkumpul di sepanjang rute perjalanannya.
Marcus Breitschwerdt, Kepala Mercedes-Benz Heritage, menggambarkan pameran tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan perkembangan teknologi transportasi selama satu abad, sekaligus menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Keselamatan dan Tanggung Jawab
Perwakilan Mercedes-Benz menyoroti tuntutan teknologi yang harus dipenuhi dalam memproduksi kendaraan untuk Vatikan, khususnya terkait kenyamanan dan perlindungan. Mereka juga menekankan tanggung jawab etis yang melekat pada tugas mengangkut Paus.
Sebagaimana disampaikan Langenbrinck, kendaraan tersebut bukan sekadar mengantarkan Paus ke tempat tujuan, tetapi juga menjadi sarana yang menghubungkan dirinya dengan komunitas Kristiani yang lebih luas.
Perusahaan tersebut juga menerapkan standar ketat dalam menjaga dan merawat kendaraan-kendaraan bersejarah. Di fasilitas mereka di Stuttgart, tempat Popemobile disimpan, seluruh kendaraan mendapatkan perawatan khusus. Menurut Breitschwerdt, tidak seorang pun diizinkan duduk di kursi yang diperuntukkan bagi Paus.
Melestarikan Sejarah Selama Satu Abad
Pameran ini juga menyoroti peran arsip sejarah dalam mendokumentasikan hubungan antara para Paus dan masyarakat.
Direktur ANSA, Luigi Contu, menjelaskan bagaimana arsip kantor berita Italia yang didirikan pada 1945 membantu merekonstruksi berbagai peristiwa selama satu abad terakhir. Jika Mercedes-Benz berfokus pada keselamatan fisik Paus selama perjalanan, ANSA, menurutnya, berkontribusi dalam mendokumentasikan dan memverifikasi berita yang merekam sejarah Gereja dan dunia.
Awal Mula Kerja Sama
Pameran ini diawali dengan sejarah perkembangan mobil. Pada 1886, insinyur Carl Benz mematenkan Patent-Motorwagen, yang secara luas diakui sebagai mobil pertama di dunia.
Hubungan resmi antara Mercedes-Benz dan Vatikan dimulai pada 1930, ketika sebuah limusin Nürburg 460 Pullman diserahkan kepada Paus Pius XI. Interior kendaraan tersebut dilengkapi kain brokat sutra, pilihan kayu dan perlengkapan logam berkualitas, serta atap berhias yang mencerminkan kedudukan seremonial kepausan.
Mendekatkan Paus dengan Umat Beriman
Perubahan penting terjadi pada dekade 1960-an, ketika kendaraan kepausan semakin dituntut untuk memfasilitasi kontak langsung antara Paus dan masyarakat.
Pada 1960, Paus Yohanes XXIII menerima sebuah Mercedes-Benz 300 d Landaulet yang dilengkapi jendela samping belakang yang dapat dilepas. Kendaraan ini menjadi salah satu langkah awal dalam menyesuaikan desain mobil agar Paus dapat lebih dekat dengan umat beriman.
Setelah Paus Paulus VI kembali dari Tanah Suci pada 1964, kebutuhan tersebut semakin berkembang. Pada 1965, Mercedes-Benz memproduksi 600 Pullman Landaulet yang memiliki atap lebih tinggi dan bagian atap kain yang dapat dilipat. Desain ini memungkinkan Paus tampil di hadapan kerumunan umat dengan kendaraan terbuka.
Pada 1967, perusahaan tersebut memasok kendaraan Mercedes-Benz 300 SEL Pullman dengan enam tempat duduk, yang dirancang untuk mengangkut para tamu terhormat yang berkunjung ke Vatikan.
Popemobile Modern
Konsep Popemobile modern mulai terbentuk pada 1980, ketika Mercedes-Benz mengembangkan model 230 G untuk kunjungan Paus Yohanes Paulus II ke Jerman.
Kendaraan tersebut dilengkapi ruang transparan yang ditinggikan pada bagian belakang. Desain ini bertujuan melindungi Paus sekaligus memungkinkan umat melihat dirinya dengan jelas. Model tersebut kemudian sangat identik dengan Paus Yohanes Paulus II dan turut membentuk citra Popemobile modern.
Pada 1997, Mercedes-Benz memasok sebuah S 500 Landaulet kepada Vatikan. Kendaraan ini dilengkapi atap kain yang dioperasikan secara hidraulis serta kursi belakang yang luas untuk memberikan kenyamanan kepada Paus.
Kendaraan Baru untuk Milenium Baru
Pada 2002, model ML 430 diperkenalkan dalam perayaan Hari Orang Muda Sedunia di Toronto, Kanada. SUV tersebut dilengkapi ruang transparan dengan desain yang lebih ramping dan modern.
Pada 2012, Mercedes-Benz mengembangkan ML 500 untuk Paus Benediktus XVI. Panel kaca yang lebih besar memberikan visibilitas lebih luas sekaligus menciptakan hubungan visual yang lebih terbuka antara Paus dan umat yang berkumpul.

Pameran ini mempertemukan delapan kendaraan Mercedes-Benz bersejarah yang menggambarkan bagaimana Popemobile terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi serta kebutuhan untuk membangun kontak langsung antara Paus dan umat beriman.
***India Iammancini
Dari Vatican News, 29 Oktober 2026
