Setelah menerima kabar mengenai kecelakaan kereta api yang terjadi di Spanyol dan menewaskan 68 orang serta melukai banyak lainnya, Paus Leo XIV menyampaikan “kesedihan mendalam” dan memanjatkan doa bagi keselamatan kekal para korban meninggal dunia.

Paus Leo XIV menyampaikan “kesedihan mendalam” atas kecelakaan kereta api tragis yang terjadi di wilayah Spanyol tengah pada Rabu.
Paus mengirimkan telegram belasungkawa yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, dan ditujukan kepada Uskup Agung Toledo, Francisco Cerro Chaves.
Pada Rabu sekitar pukul 08.54 waktu setempat, dua kereta api berkecepatan tinggi bertabrakan di kota Urda, Toledo.
Menurut juru bicara Pemerintah Regional Castilla-La Mancha, Esther Padilla, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 68 orang. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara. Ia menambahkan bahwa hingga Kamis, sebanyak 53 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, dengan 15 orang di antaranya berada dalam kondisi kritis di sejumlah rumah sakit.
Tim pencarian yang dibantu anjing pelacak terus melakukan pencarian terhadap para korban pada Kamis pagi.
Bapa Suci meyakinkan seluruh pihak yang terdampak bahwa dirinya menyertakan mereka dalam doa, khususnya bagi keselamatan kekal mereka yang meninggal dunia. Ia juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para korban, disertai ungkapan penghiburan dan keprihatinan yang tulus, serta harapan agar mereka yang terluka segera pulih.
Paus juga memberikan dorongan kepada seluruh anggota tim penyelamat agar terus bersemangat dalam upaya memberikan pertolongan dan bantuan kepada para korban. Ia kemudian menyampaikan Berkat Apostoliknya.
Pemerintah Spanyol menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari. Kecelakaan ini menjadi tragedi kereta api berkecepatan tinggi kedua yang terjadi di Spanyol sepanjang tahun ini.
***Deborah Castellano Lubov
