Dua puluh lima tahun lalu, saya memberi tugas Romo Frans, antara lain untuk menggarap Tabloid Komunio. Komunio artinya kebersamaan. Gereja adalah komunio. Gereja adalah kebersamaan kita yang beriman pada Yesus yang bangkit. Yesus menghendaki kita membentuk komunio.

(tengah bawah) dan beberapa konfrater SCJ | Foto: Komsos KAPal
“Romo Frans ketika ditugasi itu, ….. dia mengerti tugas itu. Dia keliling hampir ke semua paroki, membina orang muda, menulis. Romo Frans dengan caranya sendiri membina Komunio.”
(Mgr. Aloysius Sudarso SCJ – Uskup Emeritus)
Romo Frans ketika ditugasi itu, dengan maksud untuk menampilkan berita apa saja yang terjadi dalam komunio, Gereja Keuskupan kita. Romo Frans mengerti tugas itu. Dia keliling hampir ke semua paroki. Dia membina orang-orang muda untuk menulis, untuk mengamati apa yang terjadi dan diterbitkan di Tabloid Komunio.
Romo Frans juga dengan caranya sendiri membina komunio. Dia sangat setia, sederhana orangnya. Namun tentu dia juga mempunyai kelemahan-kelemahan dan dosa dalam hidupnya. Maka kita doakan, supaya Tuhan melihat apa yang dia sudah sumbangkan untuk komunio Gereja ini.
Dengan meninggalnya, dia sekarang bertemu dengan komunikator yang luar biasa yaitu Yesus sendiri. Mari kita menjadi komunikator keselamatan, perdamaian, dan pengampunan, sebagaimana Komunikator Agung kita Yesus Kristus.
Semoga Romo Frans sudah berada dalam kebahagiaan dan mendoakan kita semua yang masih berjuang dalam dunia ini.
**Kristiana Rinawati

One thought on “Mgr. Aloysius Sudarso SCJ: Romo Frans Membina Komunio”