“Beranilah. Ambil resiko. Tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman,” kata seorang bijaksana.
Ketika sekelompok katak lewat di sebuah hutan, dua dari mereka jatuh ke lubang yang dalam. Ketika katak-katak lain berkerumun di sekitar lubang dan melihat seberapa dalam, mereka memberi tahu kedua katak itu bahwa tidak ada harapan lagi bagi mereka. Namun, kedua katak memutuskan untuk mengabaikan omongan katak-katak lain. Mereka terus mencoba dan melompat keluar dari lubang.

Terlepas dari upaya mereka, kelompok katak di bagian atas lubang masih mengatakan bahwa mereka harus menyerah. Mereka tidak akan pernah berhasil. Akhirnya, salah satu katak mengikuti apa yang dikatakan katak-katak itu. Dia menyerah, kemudian jatuh lebih dalam.
Katak yang lain terus melompat sekuat tenaga. Sekali lagi, kerumunan katak berteriak kepadanya untuk menghentikan rasa sakit dan berpasrah saja. Namun dia melompat lebih keras dan akhirnya berhasil. Ketika dia keluar, katak lainnya berkata, “Apakah kamu tidak mendengar perkataan kami?”
Katak itu menjelaskan kepada mereka bahwa dia tuli. Dia pikir mereka menyemangatinya sepanjang waktu.
Efek Kata-kata
Setiap saat kita mendengarkan orang-orang yang berkata-kata kepada kita. Ada yang kata-katanya menyenangkan telinga kita. Ada yang ucapannya menantang kita untuk melakukan sesuatu. Ada yang mengata-ngatai kita dengan hal-hal yang tidak memberi semangat dan manfaat bagi hidup kita. Tidak semuanya mesti kita tanggapi. Kadang-kadang kita biarkan berlalu.
Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk terus berjuang dalam hidup ini meski kesulitan sering menghadang hidup kita. Katak yang tuli itu terus berjuang untuk menyelamatkan diri. Meski dikata-katai, dia terus meloncat-loncat untuk keluar dari lubang itu. Dia berhasil, karena dia tidak mau menyerah pada situasi yang ada.
Kita mesti menyadari bahwa kata-kata orang-orang yang ada di sekitar kita memiliki efek yang besar bagi hidup kita. Untuk itu, kita mesti memilah-milah, mana kata-kata yang membantu kita dalam meraih tujuan hidup kita. Ungkapan atau kata-kata yang positif membantu kita dalam meniti hidup kita. Kita mesti pertahankan hidup kita yang sudah baik dan benar. Dengan demikian, hidup ini bermakna bagi diri dan orang lain.
Orang beriman mesti selalu mendengarkan kata-kata bijak dari Tuhan. Mari kita terus-menerus membangun hidup yang baik dan benar. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **
Frans de Sales SCJ
