Siang itu, Sabtu (6/12/2025), suasana di Panti Asuhan Rumah Yusuf Baturaja tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak menjelang tengah hari, seluruh anak-anak berkumpul di pendopo panti untuk menantikan kedatangan rombongan Komunitas Misa Komsos Keuskupan Agung Palembang. Gelak tawa kecil, obrolan penuh antusias, dan raut penasaran terpancar dari wajah mereka, membuat pendopo terasa hangat dan penuh semangat. Hari itu bukan hari biasa, mereka menunggu tamu istimewa yang akan berbagi kasih dan kebersamaan.
Dari Kota Palembang, rombongan Komunitas Misa Komsos berangkat setelah terlebih dahulu merayakan Perayaan Ekaristi di kapel Seminari Menengah Santo Paulus Palembang. Dipimpin oleh Leonardus Anuar Salim, rombongan yang berjumlah 40 orang melakukan perjalanan menuju Baturaja dengan menggunakan dua kendaraan. Perjalanan yang ditempuh dalam suasana penuh sukacita itu membawa semangat pelayanan dan niat tulus untuk berbagi dengan anak-anak panti. Setibanya di Rumah Yusuf, mereka langsung disambut hangat oleh Direktur Panti, Romo Marselisius Karmi, para pendamping, dan seluruh anak panti.

Kedatangan rombongan disambut dengan penuh kegembiraan. Anak-anak panti tampak begitu bahagia melihat para tamu tiba dengan senyum dan sapaan ramah. Acara pun dibuka dengan ramah-tamah sederhana, menjadi ruang pertama bagi kedua belah pihak untuk saling berkenalan dan menciptakan suasana akrab. Kehadiran komunitas misa komsos memberi warna berbeda pada siang itu, membawa nuansa kekeluargaan yang sulit dilupakan.
Setelah menikmati makan siang bersama, rangkaian acara dilanjutkan di ruang belajar panti asuhan. Suasana semakin khidmat ketika sesi sambutan dimulai. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Panti Asuhan Rumah Yusuf, Romo Marselisius Karmi, menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian Komunitas Misa Komsos. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 88 anak yang tinggal di panti, terdiri dari 45 laki-laki dan 43 perempuan. Romo Marsel berharap agar hubungan persaudaraan yang terbentuk melalui bakti sosial ini dapat terus tumbuh dan tidak pernah terputus.

Selain ucapan terima kasih, Romo Marselisius juga menekankan betapa pentingnya kehadiran para donatur dan komunitas gereja dalam mendukung pertumbuhan anak-anak panti. Ia percaya bahwa dukungan moral dan spiritual sama berharganya dengan bantuan materi. Hal ini membuat para anggota Komunitas Misa Komsos semakin menyadari betapa besar tanggung jawab dan arti kehadiran mereka di tengah anak-anak tersebut.
Kegiatan berlanjut dengan sejumlah penampilan yang disajikan oleh komunitas panti dan anggota Komunitas Misa Komsos, seperti tarian, nyanyian, dan berbagai aksi kreatif yang menciptakan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Perjumpaan penuh sukacita dan keceriaan siang itu menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana pun dapat membawa kebahagiaan besar.


Anak-anak PARY menunjukkan penampilannya. (bawah) | Foto: Komsos KAPal
Di sela-sela acara, para anggota Komunitas Misa Komsos berkesempatan berinteraksi langsung dengan anak-anak panti. Mereka berbincang, bermain, dan saling mengenal lebih dekat. Mewakili anggota komunitas, Dasawarto yang berasal dari Paroki St. Petrus Kenten, mengungkapkan kekagumannya atas bakat dan prestasi anak-anak Rumah Yusuf. Ia berharap agar bakat-bakat itu terus diasah sehingga menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka. Kunjungan ini pun diakhiri dengan rasa syukur mendalam, membawa pulang pengalaman berharga serta komitmen untuk terus melanjutkan pelayanan kasih bagi mereka yang membutuhkan.

**Fr. Bednadetus Aprilyanto
