1Yoh 4:19 – 5:4; Mzm 72:2.14.15bc.17; Luk 4:14-22a; BcO Yes 59:15-21

“Hari Ini Keselamatan Itu Hadir”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, Injil hari ini menghadirkan Yesus yang kembali ke Galilea dengan kuasa Roh setelah melewati pencobaan. Hal ini menunjukkan bahwa cobaan bukanlah akhir dari iman, melainkan proses pendewasaan yang memurnikan dan meneguhkan panggilan perutusan. Kehadiran Yesus di rumah ibadat Nazaret, sebagaimana kebiasaan-Nya, menegaskan bahwa kesetiaan dalam perkara-perkara sederhana tekun berdoa, setia mendengarkan Sabda, dan hidup dalam persekutuan menjadi landasan kokoh bagi karya Allah yang besar dan menyelamatkan.
Saat Yesus membacakan nubuat Nabi Yesaya, Ia menyatakan jati diri dan misi-Nya: mewartakan kabar baik kepada kaum miskin, menghadirkan pembebasan bagi mereka yang terbelenggu, memberi terang bagi yang buta, serta memulihkan mereka yang tertindas. Keselamatan yang diwartakan Yesus tidak terbatas pada dimensi rohani semata, tetapi menyentuh seluruh keberadaan manusia. Allah hadir dan berpihak pada mereka yang menderita, disingkirkan, dan kehilangan harapan, sehingga iman sejati selalu terwujud dalam kepedulian konkret terhadap sesama.
Pernyataan Yesus, “Pada hari ini genaplah nas tadi sewaktu kamu mendengarnya,” menjadi pusat pewartaan Injil ini. Keselamatan Allah bukan sekadar janji yang menunggu waktu, melainkan kenyataan yang terjadi saat ini. Sabda tersebut mengundang kita untuk melampaui kekaguman semata dan berani menjawab panggilan Tuhan dalam kehidupan nyata.
Saudara-saudari terkasih, hari ini kita diajak untuk bertobat dan menyadari perutusan kita menjadi pembawa kabar baik. Allah hendak berkarya melalui hidup kita demi keselamatan sesama. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
Audio Renungan Harian
**Fr. Pius Gusnius-Tingkat IV
Foto: Pinterest
