Renungan Harian Sabtu, 10 Januari 2026

1Yoh 5:14-21; Mzm 149:1-2.3-4.5.6a.9b; Yoh 3:22-30; BcO Bar 4:30-5:9; (P)

Belajar dari anak kecil.

Menjadi Kecil

Saudara-saudari yang terkasih, Injil hari ini menampilkan kesaksian Yohanes Pembaptis tentang Yesus. Kita diajak untuk berani “menjadi kecil” agar kemulian Kristus semakin terpancar. Kehidupan iman yang sejati dimulai ketika kita menyadari posisi kita di hadapan Allah. Di tengah dunia yang sering kali memuja popularitas dan keberhasilan diri, Yohanes memberikan teladan bahwa ia tidak merasa terancam ketika orang-orang mulai berpaling kepada Yesus, melainkan justru menemukan sukacita yang penuh.

Sikap “Ia harus makin besar, tetapi aku harus kecil” bukan berarti sebuah penghinaan diri, melainkan sebuah pengakuan jujur bahwa pusat kehidupan kita bukanlah ego atau ambisi pribadi, melainkan Kristus Sang Mempelai Laki-laki. Seperti seorang sahabat yang bersukacita mendengar suara mempelai, kita pun dipanggil untuk merayakan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita tanpa harus merasa menjadi yang utama.

Kerendahan hati ini membawa kita pada keberanian untuk percaya. Orang yang rendah hati adalah mereka yang paling mampu bersukacita dan bernyanyi bagi Penciptanya, karena mereka tidak lagi terbebani oleh ambisi duniawi. Ketika kita membiarkan Tuhan menjadi yang utama, hati kita akan dipenuhi dengan kedamaian yang melampaui segala akal.

Saudara-saudari yang terkasih, mari kita belajar untuk terus menyurutkan kepentingan diri agar kemuliaan Tuhan semakin terpancar melalui perkataan, sikap, dan tindakan kita setiap hari, sehingga hidup kita benar-benar menjadi persembahan yang berkenan bagi-Nya. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.

Audio Renungan Harian

**Fr. Romualdus Dwi Saputra-Tingkat 2

Foto: Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.