Renungan Harian Kamis, 12 Februari 2026

1Raj. 11:4-13; Mzm. 106:3-4,35-36,37,40; Mrk. 7:24-30; BcO Kej 44:1-20.30-34; (H)

Hati yang menyerahkan segalanya.

Hati yang Setia

Saudara-saudari terkasih, kisah Injil hari ini menampilkan sosok perempuan Siro-Fenesia yang justru memberi teladan iman yang mengagumkan. Ia bukan bagian dari bangsa pilihan dan berada dalam posisi yang secara sosial dan religius dianggap rendah. Namun, ia datang kepada Yesus dengan kerendahan hati dan iman yang teguh demi keselamatan anaknya. Ketika seolah-olah ditolak, ia tidak tersinggung atau mundur, melainkan tetap percaya pada belas kasih Tuhan.

Iman perempuan ini bukan iman yang menuntut, tetapi iman yang berserah dan berharap penuh pada kebaikan Tuhan. Sikapnya mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak melihat latar belakang atau kelayakan manusia, melainkan hati yang sungguh percaya dan terbuka kepada-Nya.

Perempuan Siro-Fenesia tidak memiliki apa-apa, namun hatinya utuh tertuju kepada Tuhan. Dari sini kita diajak untuk bertanyua diri: dalam kesibukan, relasi, dan tantangan hidup, apakah hati kita masih setia kepada Tuhan atau perlahan-lahan terbagi oleh hal-hal duniawi? Dalam kenyataan hidup, iman sering diuji bukan melalui peristiwa besar, tetapi lewat pilihan-pilihan kecil sehari-hari, apakah kita tetap berdoa, jujur, sabar, dan setia ketika menghadapi kesulitan.

Melalui Sabda Tuhan hari ini, kita diundang untuk membarui kesetiaan hati dan belajar rendah hati dalam iman. Tuhan tidak menuntut kesempurnaan, melainkan hati yang mau kembali, percaya, dan berserah kepada-Nya. Seperti perempuan Siro-Fenesia, marilah kita datang kepada Tuhan dengan iman yang sederhana namun teguh, percaya bahwa belas kasih-Nya selalu lebih besar daripada kelemahan kita. Dengan hati yang setia dan rendah hati, kita akan mengalami bahwa Tuhan tetap bekerja dan menyertai kita dalam setiap langkah kehidupan. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.

**Fr. Nikodemus Panggabean-Tingkat VI

Foto: Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.