Paus Leo XIV: Perdamaian Tak Bisa Dibangun dengan Ancaman dan Senjata Maut

Asap membumbung di Teheran setelah Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke Iran. | Foto: Vatican News

Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan yang mengguncang Timur Tengah menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Dalam seruannya saat doa Angelus hari Minggu, Bapa Suci mendesak para pemimpin dunia untuk mengingat tanggung jawab moral mereka dalam menjaga nyawa manusia.

“Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun di atas ancaman timbal balik, apalagi dengan senjata yang hanya menabur kehancuran, kepedihan, dan kematian,” tegas Paus Leo XIV di hadapan umat.

Seruan Menghentikan Spiral Kekerasan

Menyikapi serangan gabungan yang menghantam Teheran dan beberapa kota lainnya pada hari Sabtu, Paus memperingatkan risiko tragedi kemanusiaan yang tak terbayangkan jika situasi ini lepas kendali. Beliau meminta semua pihak yang bertikai untuk segera berhenti sebelum konflik jatuh ke dalam “jurang yang tak terobati.”

Paus Leo XIV menekankan bahwa satu-satunya jalan keluar yang bermartabat adalah melalui dialog yang autentik dan bertanggung jawab.

“Semoga diplomasi kembali menemukan perannya dan kesejahteraan bangsa-bangsa yang merindukan koeksistensi damai berdasarkan keadilan dapat diutamakan. Mari kita terus berdoa untuk perdamaian,” pesan beliau.

Krisis Kepemimpinan di Iran

Situasi di kawasan tersebut semakin tegang setelah Iran meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan beberapa negara Teluk yang menampung pangkalan militer Amerika. Ketidakpastian makin memuncak setelah kantor berita resmi mengumumkan wafatnya Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei, yang telah memimpin Iran selama hampir 37 tahun.

**Devin Watkins

Diterjemahkan dan Disadur kembali oleh Diakon Bednadetus Aprilyanto dari https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2026-03/pope-leo-xiv-angelus-appeal-peace-middle-east-iran.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.