
JAMBI – Gelaran Temu Akbar Nasional Komunitas Awam Dehonian (Tebarnas KAD) dan dan Dehonian Youth 2026 resmi dibuka melalui Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Superior Provinsial SCJ Indonesia, Romo Andreas Suparman SCJ di Paroki Santo Gregorius Agung Jambi pada Kamis (25/6/2026). Lebih 40 imam konselebran yang hadir dari berbagai komunitas dan karya pelayanan SCJ. Kegiatan yang berlangsung pada 25-28 Juni 2026 ini mengusung tema “Bersatu dalam Kasih, Merangkul dan Mendengarkan” dan diikuti oleh kaum muda Dehonian dari berbagai daerah di Indonesia, serta peserta dari Vietnam dan Filipina.
Dalam homilinya, Romo Suparman mengajak seluruh peserta untuk merenungkan tema “Panggilan kepada Kekudusan.” Ia menegaskan bahwa setiap orang dipanggil untuk menjadi kudus, namun memiliki jalan yang berbeda-beda dalam menghayati panggilan tersebut.
“Banyak jalan menuju kekudusan. Setiap pribadi memiliki keunikan dalam menghayati panggilan kepada kekudusan dan menegaskan jalan kekudusannya sendiri sehingga menghasilkan yang terbaik bagi dirinya,” ungkapnya.

Menurut Romo Suparman, kekudusan bukanlah sesuatu yang hanya dapat dicapai oleh segelintir orang. Kekudusan merupakan panggilan bagi setiap orang beriman yang diwujudkan melalui kesetiaan dalam menjalani tugas dan tanggung jawab sehari-hari, serta melalui sikap kasih kepada sesama.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Tebarnas tahun ini. Semangat untuk bersatu dalam kasih diwujudkan melalui kesediaan untuk merangkul sesama dan mendengarkan satu sama lain. Dalam keberagaman budaya, bahasa, dan latar belakang yang hadir dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk melihat perbedaan sebagai anugerah yang memperkaya kehidupan bersama.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Indonesia, bersama peserta dari Vietnam dan Filipina, menjadi gambaran nyata semangat persaudaraan dalam keluarga besar Dehonian yang melampaui batas daerah dan negara. Perjumpaan ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal, berbagi pengalaman iman, serta memperdalam spiritualitas Hati Kudus Yesus yang diwariskan oleh Pendiri Kongregasi SCJ, Leo Yohanes Dehon.

Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, refleksi, dinamika kelompok, serta aktivitas kebersamaan yang bertujuan mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat pelayanan kaum muda di tengah Gereja dan masyarakat.
Melalui Tebarnas KAD dan Dehonian Youth 2026, diharapkan para anggota komunitas Dehonian semakin diteguhkan dalam iman, bertumbuh dalam semangat persaudaraan, dan berani menjadi saksi kasih Kristus di tengah dunia sesuai dengan panggilan hidup masing-masing.
***Lisbet Theresa Pakpahan (Komsos Paroki St. Gregorius Agung)
