
Baturaja – Perayaan Ekaristi Penutupan KAPal Youth Day (KYD) 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya empat hari perjumpaan Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Agung Palembang, tetapi juga melahirkan sebuah komitmen bersama yang akan menjadi arah gerak pelayanan kaum muda di masa mendatang. Ikrar ini merupakan buah refleksi nyata dari seluruh dinamika, pembinaan, seminar, pendalaman iman, serta pengalaman hidup bersama selama penyelenggaraan acara tersebut.
Komitmen bersama ini disampaikan oleh panitia sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan diikrarkan dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta di hadapan para imam, biarawan-biarawati, serta pendamping OMK. Misa Penutupan ini dipimpin langsung oleh Uskup Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, pada Jumat (10/7/2026), bertempat di GSG Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum, Paroki Santo Petrus dan Paulus Baturaja.
Melalui ikrar ini, OMK Keuskupan Agung Palembang menegaskan kesiapan mereka untuk terus bertumbuh dalam iman, mempererat persaudaraan, serta hadir sebagai pribadi yang berkarya bagi Gereja dan masyarakat. Semangat tema KYD 2026, “Kuat dalam Iman, Terang bagi Dunia,” diwujudkan secara konkret ke dalam lima butir komitmen bersama berikut:
1. Komitmen untuk Bertumbuh dan Berkontribusi
Orang muda menyatakan kesiapannya untuk terus dikader, dibentuk, dan mengembangkan diri agar mampu mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan menggereja maupun sosial. Pembinaan ini dipandang bukan sekadar program sesaat, melainkan proses panjang yang mempersiapkan generasi muda menjadi pemimpin Gereja di masa depan yang siap menjadi garam dan terang.
2. Komitmen untuk Bermedia Digital secara Bijak dan Bertanggung Jawab
Menghadapi tantangan zaman, OMK berkomitmen untuk menggunakan media sosial dan kecerdasan buatan (AI) secara bijak, kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab. Ruang digital kini dipandang sebagai ladang evangelisasi untuk berkreasi, berbagi inspirasi, menyebarkan informasi yang benar, serta menghadirkan komunikasi positif yang membawa damai demi kebaikan bersama.
3. Komitmen untuk Peduli dan Mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
Menyentuh persoalan kemanusiaan, OMK berkomitmen meningkatkan kepedulian dan mengambil bagian dalam upaya pencegahan TPPO. Komitmen ini diwujudkan melalui edukasi, kepedulian, dan aksi saling menjaga kesadaran bersama agar tidak ada orang muda, khususnya OMK, yang menjadi korban perdagangan orang.
4. Komitmen untuk Merawat Lingkungan Hidup
Sebagai wujud tanggung jawab iman terhadap ciptaan Tuhan, OMK berjanji untuk menjaga dan merawat bumi sebagai rumah bersama. Langkah ini ditempuh melalui kampanye, gerakan nyata, serta pembentukan kebiasaan hidup sehari-hari yang ramah lingkungan.
5. Komitmen untuk Bertumbuh dalam Kehidupan Rohani
Seluruh peserta berjanji untuk terus memperdalam kehidupan spiritual agar semakin mengenal, mencintai, dan dekat dengan Tuhan. Kehidupan rohani dipandang sebagai fondasi utama agar setiap pelayanan tetap berakar pada Kristus. Hal ini dibangun melalui doa, devosi, perayaan sakramen, pendalaman iman, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan Gereja.
Pengikraran komitmen bersama ini menjadi salah satu momen paling bermakna dalam Misa Penutupan KYD 2026. Dengan penuh kesadaran, ketulusan, keyakinan, dan tanggung jawab, OMK percaya bahwa mereka dipanggil untuk terus bertumbuh, bergerak, dan berjalan bersama dalam semangat persaudaraan dan penyertaan Tuhan.
Ikrar ini sekaligus menjadi warisan rohani yang diharapkan akan terus dibawa pulang dan dihidupi oleh seluruh OMK saat mereka kembali ke paroki dan dekanat masing-masing.
Kami OMK Keuskupan Agung Palembang: Siap dibentuk, siap berkarya, siap menjaga sesama, siap merawat bumi, dan siap menjadi garam dan terang bagi Gereja dan dunia!
***Ignatius Indar Prastawa
