Yesus Itu Sahabat dan Andalanku
(Sumber: Buku Visitasi kepada Sakramen Mahakudus dan Bunda Maria Yang Terberkati karya St. Alphonsus Maria de Liguori)
“Malam yang gelap meliputi hatiku,
Indra mataku tak mampu memandang-Mu.
Tuntunlah jiwaku untuk melewati malam itu,
Hanya dalam terang-Mu kehadiran-Mu nyata penuh cinta!”

Roti adalah makanan yang mengandung nutrisi yang membuat kita hidup dan segar. Dalam cara yang sama Yesus ingin tinggal di dunia dalam wujud roti. Dia tidak hanya melayani tetapi juga menjadi makanan jiwa bagi mereka yang menerima komuni suci dan mengunjunginya di tabernakel. Dengan cara ini Ia mewujudkan kasih-Nya yang tanpa batas!
St. Paulus berkata bahwa Yesus telah mengosongkan diri-Nya menjadi manusia bahkan menjadi seorang hamba. Apa yang semestinya kita katakan kepadaNya tatkala kita melihat Dia yang berwujud roti di altar demi kasih-Nya kepada kita?
St. Pedro de Alcantara mengatakan kepada kita,
“Tidak ada kata yang mampu menjelaskan betapa besar cinta Kristus kepada setiap jiwa yang dirahmati; dan karena alasan ini, Yesus ingin tinggal di dunia agar kita manusia bisa pergi kepada Bapa. Ia meninggalkan sakramen kepada kita sebagai kenangan di mana Ia tetap tinggal sebagai tanda perjanjian cinta, dengan demikian kita terus mengenang-Nya secara nyata dan hidup.”
Tuhan Yesus, Engkau sudah hadir dalam tabernakel, selalu siap mendengarkan permohonan pendosa. Saya datang di bawah kaki-Mu untuk mohon pengampunan atas dosa melawan Engkau! Dari pengalaman kasih-Mu, hatiku jatuh cinta pada-Mu dan aku senantiasa rindu mencintai-Mu.
Tetapi tanpa rahmat-Mu, aku tidak bisa apa-apa. Tunjukkan sorga, oh Tuhan, tunjukan kekuatan-Mu dan kebaikan-Mu yang tanpa batas. Ubahlah aku dari pendosa menjadi orang yang mencintai-Mu dengan setia. Tuntunlah aku, ya Tuhan dan berilah aku semua yang aku butuhkan supaya mampu mencintai-Mu dengan sepenuh hati.
Doa kepada Bunda Maria
Bunda Maria, ratu dunia dan ibuku. Kecuali Yesus, engkau penasehatku yang paling ulung! Engkaulah yang menuntunku menghadap Allah Bapa. Engkau pengantara yang unggul; engkaulah pelabuhan yang aman bagi mereka yang lemah, yang mencari penghiburan dalam hidup. Selamatkan aku dari ancaman, kejahatan atau sakit, lindungilah semua makluk di dunia ini.
Bunda Maria yang penuh rahmat, terangilah pengertianku agar aku dapat memujimu dengan puji-pujian. Saya memujimu ya ratu perdamaian, ratu keselamatan dan penghiburan bagi semua makhluk di dunia. Saya memujimu ya Firdaus sukacita, sumber rahmat, pengantara Allah dan manusia. Amin. **
Yohanes Haryoto SCJ
