“Tinggalkan pikiran yang membuatmu lemah dan peganglah pikiran yang memberi kekuatan bagimu,” kata seorang bijaksana.
Suatu hari seorang lelaki sedang berjalan melalui penampungan gajah. Dia melihat bahwa gajah-gajah tidak ditempatkan dalam kandang atau ditahan dengan menggunakan rantai. Hal yang menahan mereka untuk keluar dari penampungan ini adalah seutas tali yang diikat ke salah satu kaki mereka.

Ketika orang tersebut memandangi gajah-gajah itu, ia benar-benar heran mengapa gajah-gajah itu tidak menggunakan kekuatan mereka untuk memutuskan tali dan melarikan diri dari penampungan. Mereka dapat dengan mudah melakukannya, tetapi sebaliknya, mereka tidak mencoba sama sekali.
Karena penasaran dan ingin mengetahui jawabannya, ia bertanya kepada seorang pelatih di dekat situ, mengapa gajah-gajah itu hanya berdiri di sana dan tidak pernah mencoba melarikan diri.
“Ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan tali dengan ukuran yang sama untuk mengikat mereka. Pada usia itu, tali tersebut cukup untuk menahan mereka. Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Para gajah percaya talinya masih bisa menahan mereka, jadi mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri,” kata sang pelatih.
Jangan mudah Tergoda
Kepercayaan dibangun sejak awal hidup. Tidak ada kepercayaan yang muncul tiba-tiba. Kepercayaan itu dibangun demi hidup yang harmonis dalam kebersamaan dengan orang-orang lain. Tidak mudah membangun kepercayaan, karena manusia merupakan insan yang tidak konsisten. Hari ini mengatakan ‘ya’ terhadap sesuatu, tetapi besok bisa berubah menjadi ‘tidak’.
Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk membangun kepercayaan dalam hidup sehari-hari. Gajah-gajah itu percaya bahwa mereka tidak bisa melarikan diri. Karena itu, mereka tetap berada di tempat meski hanya diikat dengan seutas tali. Mereka dapat melanjutkan hidup mereka dengan aman dan nyaman.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita menyaksikan ada berbagai cobaan dan godaan terhadap hidup kita. Banyak orang yang sudah nyaman dan aman dalam hidup kemudian meninggalkan semuanya. Mereka lebih mudah percaya pada cobaan dan godaan itu. Akibatnya, mereka terjerumus ke dalam ketidakpastian hidup. Mereka menjadi orang yang luntang-lantung dalam hidup ini.
Karena itu, kita mesti terus-menerus membangun hidup kita dengan kepercayaan yang kita miliki. Kita mesti berprinsip bahwa tidak peduli berapa banyak orang di sekeliling kita berusaha untuk menggoda kita untuk meninggalkan kesuksesan yang telah kita raih. Kita mesti tetap membangun keyakinan bahwa apa yang ingin kita raih dalam hidup ini adalah sesuatu yang mungkin.
Orang beriman selalu berjuang bersama Tuhan. Yakinlah bahwa Tuhan akan selalu membantu kita dalam perjalanan hidup kita. Selalu semangat. Salam sehat. Tuhan memberkati. **
Frans de Sales SCJ
