Uang dan harta kita butuhkan di dunia, tapi bukan segala-galanya – Rio SCJ

Apa pun statusmu, seberapa tinggi jabatanmu, seberapa banyak harta bendamu. Janganlah bosan tuk belajar sesuatu yang baru. Tak ada kata terlambat tuk belajar apa yang kita mau. Tak ada batasan umur tuk memulai sesuatu.
Usia dan ketakutan bukanlah penghalang tuk mewujudkan cita-cita, mimpi dan keinginan. Tak ada kata terlambat tuk segala sesuatu. Usia bukanlah penentu. Bulatkan tekat, tekun, terus berusaha dan berdoa, jangan menyerah tuk berani melangkah maju. Namun, jika semua bisa diwujudkan sejak dini itu lebih bagus lagi. Karena kita cukup banyak energi. Energi tuk berkarya dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri.
Hidup akan selalu berpacu dengan waktu. Jika kita bisa mulai sekarang, kenapa menunda dan menunggu. Jangan biarkan ketakutan dan keraguan menguasai. Karena itu akan jadi penghalang tuk maju. Sukses, keberhasilan, rejeki diberikan buat mereka yang mau berproses tuk memulai, mau tekun tuk menjalani.
Sukses, rejeki, jabatan, uang dan harta, perlu disyukuri seberapa pun itu. Karena bila tak disyukuri, harta membuat lupa segalanya. Bahkan bisa juga menghancurkan keluarga. Kita memang butuh uang dan harta, tapi harta bukan segalanya. Kita bisa membeli apa yang kita suka, tapi kita tak bisa membeli rasa bahagia yang seutuhnya. Kita hanya bisa merasakan kebahagiaan yang luar biasa jika ada sukacita dan kebersamaan dengan keluarga. Dari keluarga mengalir dukungan, rasa aman, kasih, kebahagiaan dan kenyamanan. Jadi jangan pernah korbankan keluarga demi pekerjaan, harta dan uang. Sediakan waktu tuk bersama, sediakan waktu tuk rekreasi bersama, sediakan waktu tuk makan, berdoa bersama. Karena saat lelah akan semua beban hidup dan pekerjaan, tempat tuk kembali pulang hanyalah keluarga. Deo gratias.
Edo/ Rio SCJ
