“Sometimes sitting and doing nothing is the best something, you can do” – Rio SCJ

Jebakan yang paling halus namun mematikan jaman now adalah KESIBUKAN. Sebagian dari kita senang bila dapat predikat orang sibuk. Sampai-sampai nggak bisa dibedakan antara aktivitas dan efektivitas. Alasannya sih produktif, biar nggak dianggap pengangguran dan pasif.
Orientasi hidup juga bergeser, besarkan gaji lupakan identitas diri. Nggak ada waktu tuk me time. Tuk diri saja nggak ada waktu apalagi buat Tuhan. Seolah iman dan Tuhan hanya buang-buang waktu saja.
Bila kita lagi jalan dan kena lampu merah. Jangan terus marah-marah. Dunia mengajari kita tuk berhenti sejenak. Stop and go. Hidup nggak hanya melulu bergerak. Ada saatnya berhenti sejenak. Refleksi dan introspeksi diri. Coba saja nggak ada lampu merah dan semua nggak mau ngalah. Semua kebut-kebutan pasti akan selalu ada kecelakaan.
Traffic light mengajari kita kapan hidup itu harus berjalan, kapan harus hati-hati dan pelan-pelan, kapan harus berhenti. Kesibukan jangan bikin kita lupa, ada orang yang perlu di sapa. Hidup perlu disyukuri dan berbagi. Deo gratias.
**Edo/Rio SCJ
