Umat Katolik TNI dan Polri: Anda dipanggil Menuju Kesempurnaan Kasih!

“Semua orang dalam status dan peran apapun, mempunyai panggilan yang sama. Panggilan menuju kesempurnaan hidup Kristiani, kesempurnaan kesucian, kesempurnaan kasih, seperti yang diteladankan Yesus dalam perjalanan menuju Yerusalem. Kita semua, dengan watak apapun, dengan profesi apapun, memiliki panggilan itu,” kata Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo.

Usai berkunjung ke Kodam II Sriwijaya, Polda Sumatera Selatan, dan Keuskupan Agung Palembang, Kardinal Suharyo merayakan Ekaristi bersama umat Katolik TNI dan Polri di Gereja Katolik Katedral Santa Maria Palembang, Selasa (10/10).

Kardinal, Uskup dan Imam konselebran bersama umat, menyanyikan lagu Indonesia Raya membuka Ekaristi bersama umat Katolik TNI dan Polri | Foto: KOMSOS KAPal

Kesempurnaan Kasih

Kesempurnaan kasih, ditekankan Kardinal Suharyo dalam homilinya. “Di dalam Bahasa Kitab Suci, kasih itu bahasa aslinya dua hal yang berbeda. Ada kasih yang terbatas, yaitu kasih yang dianugerahkan kepada manusia dan kasih yang tak terbatas, yaitu kasih yang dicurahkan Yesus kepada manusia,” jelasnya.

Ia mencontohkan percakapan Tuhan Yesus dan St. Petrus pasca kebangkitan-Nya.

“Contohnya ketika pertanyaan Yesus kepada Simon Petrus. ‘Simon anak Yohanes, apakah Engkau mengasihi aku dengan kasih yang tak terbatas?’ Simon tidak punya (kasih tak terbatas), Simon mengatakan, ‘aku mengasihi Engkau dengan kasih yang terbatas.’ Maka Yesus menurunkan standarnya, ‘Simon anak Yohanes, apakah Engkau mengasihi aku dengan kasih yang terbatas?’ Simon punya. Maka dia menjawab, ‘aku mengasihi Engkau dengan kasih yang terbatas’.”

Kasih Petrus, memang mulanya terbatas, namun seiring waktu, kasihnya bertumbuh. “Bertumbuh dari kasih yang terbatas, menuju kasih yang sempurna. Bahkan dia wafat disalib terbalik.”

Umat Katolik TNI dan Polri merayakan Ekaristi bersama di Katedral Santa Maria | Foto: KOMSOS KAPal

Kita semua, kata kardinal, dipanggil menuju kasih yang tak terbatas. Bagaimana caranya? Dia mengutip Paus Fransiskus dalam seruan apostolik Gaudete et Exsultate.

“Dia memberi contoh, pertama, kepada anggota hidup bakti. Pertanyaannya begini, apakah Anda anggota tarekat hidup bakti? Jadilah sempurna menghidupi panggilan dengan sukacita.”

Pertanyaan kedua dinyatakan kepada umat non-hidup bakti.

“Apakah Anda berkeluarga? Yakinlah bahwa berkeluarga menjadi jalan menuju kesempurnaan kasih? Apakah Anda seorang pekerja? Bekerjalah dengan baik, dengan jujur. Apakah Anda seorang pejabat? Bekerjalah dengan selalu mengusahakan kebaikan bersama, tanpa memperhitungkan kebaikan sendiri saja.”

Dia menambahkannya kepada umat TNI dan Polri. Katanya, “Kalau mau ditambah, apakah Anda seorang anggota Polri? Bekerjalah dengan mengamalkan Tribrata dan Catur Prasetya. Apakah Anda seorang TNI? Jadilah sempurna dalam kasih dengan melaksanakan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.”

Tidak muluk-muluk, Kardinal Suharyo mengatakan, siapapun kita, jalanilah kehidupan dan pekerjaan kita dengan baik. Itulah jalan menuju kesempurnaan kasih.

Uskup, para imam dan petugas liturgi berfoto bersama usai Ekaristi bersama umat Katolik TNi dan Polri di Katedral Santa Maria | Foto: KOMSOS KAPal

“Siapapun kita, dalam fungsi apapun kita, profesi apapun kita, itu adalah jalan menuju kesempurnaan kasih, kesempurnaan hidup Kristiani,” katanya.

“Sekecil apapun yang kita lakukan, dapat kita persembahkan kepada Tuhan demi kemuliaan nama-Nya dan menjadi berkat bagi sesama.”

Kardinal Suharyo

Usai homili, dilangsungkan pelantikkan Dewan Pastoral Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer Indonesia Keuskupan Agung Palembang. Mereka terdiri dari awam dan klerus yang akan melayani umat Katolik TNI dan Polri di keuskupan ini.

**Kristiana Rinawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.