PW St. Lusia, Perawan dan Martir
Sir 48:1-4.9-11; Mzm 80:2ac.3b.15-16.18-19; Mat 17:10-13; BcO Yes. 29:1-8; (M)

Siapkan Hatimu
Saudara-saudari terkasih, di sebuah desa yang tengah dilanda kekeringan, ada dua petani muda, Tino dan Boni. Mereka sangat percaya pada kasih Tuhan yang akan menyelamatkan desanya dari gagal panen. Mereka menanti kasih Tuhan itu dengan penuh harapan, membawanya dalam doa dan Syukur kepada Tuhan.
Tino duduk di teras dan berdoa. Ia berharap air akan segera turun dan menutrisi kembali lahan yang sudah ia bajak sebelumnya. Setelah berdoa ia duduk diam dan bersantai. Dalam hati ia berkata, “Tuhan akan mendengar doaku, maka aku tinggal menunggu kasih-Nya itu.”
Boni melakukan hal yang sama, namun sembari menunggu hujan turun, setiap hari ia rutin membersihkan lahannya dari rumput liar yang akan menghambat pertumbuhan tanamannya. Ia berkata dalam hatinya, “Walaupun aku yakin kasih Tuhan itu nyata, aku ingin membersihkan lahanku agar Ketika hujan turun lahanku yang sudah siap.”
Akhirnya, hujan pun turun dengan deras. Tino terkejut, air hanya membuat kebunnya yang penuh rumput liar menjadi lumpur yang makin sulit dibersihkan. Lahan Tino tidak siap untuk ditanami. Sedangkan Boni tersenyum, karena air membasahi lahannya yang sudah bersih. Lahannya langsung siap menerima bibit baru, karena ia telah berjuang untuk mempersiapkannya.
Saudara-saudari terkasih, Masa Adven dapat diibaratkan seperti menunggu hujan turun. Kita diberi dua pilihan, ingin hanya duduk dan menunggu atau bergerak dan berjuang mempersiapkan dan membersihkan lahan. Tuhan mengajak kita untuk tidak bertindak pasif seperti yang dilakukan Tino, hanya menunggu berkat datang ke dalam hati yang masih dipenuhi rumput liar, seperti rasa malas, dendam, iri hati, sombong dan curiga.
Maka, mari kita berjuang untuk membersihkan rumput liar yang masih ada. Ambil “alat” yang kita perlukan untuk menyingkirkan rumput liar yang menghalangi damai sejahtera, yaitu Ekaristi, doa, dan Sakramen Tobat. Harapannya kita sungguh siap menyambut kedatangan Tuhan dengan hati yang bersih dan terjaga dengan baik. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
**Fr. Natalius Alan Dwi Putra Sihombing-Tingkat 1
Foto: Pinterest
